EKSPOSISI - DISBUD Kota Yogyakarta - Apresiasi WBCB

EksposisiNews, Yogyakarta – Warisan Budaya dan Cagar Budaya (WBCB) merupakan produk budaya suatu kelompok masyarakat pada masanya memiliki arti penting dalam pembentukan citra Kota Yogyakarta. Konsekuensi dari perkembangan zaman yang, dimana kemajuan teknologi dan ekonomi membuat keberadaan dan kelestarian  WBCB terancam. Ancaman kerusakan bahkan hilang, terutama pada WBCB yang berbentuk bangunan. Dikhawatirkan dengan perkembangan kota yang massif, dapat menimbulkan keusakan bahkan menghilangkan unsur suatu WBCB.

Untuk memberikan dukungan pelestarian dan menjaga WBCB tersebut, khususnya di kawasan Yogyakarta maka pemerintah daerah menerbitkan PERDA DIY No.6/2021 tentang Pelestarian Warisan Budaya dan Cagar Budaya serta Pergub DIY No.56/ 2014 tentang Penghargaan Pelestari Warisan Budaya dan Cagar Budaya. Berdasarkan hal itu, Dinas Kebudayaan Kota Yogyakarta menyelenggarakan Apresiasi Kelestarian dan Keterawatan Warisan Budaya dan Cagar Budaya 2021. Kegiatan ini terdiri dari serangkaian acara, diskusi dalam format podcast, hingga pemberikan penghargaan.

Diskusi yang sudah dilakukan mengambil judul “Peran Serta Masyarakat dalam Upaya Pelestarian WBCB di Kota Yogyakarta” serta “Apresiasi Pemerintah terhadap Pelestarian WBCB di Kota Yogyakarta”. Sementara untuk kegiatan penghargaan, telah dilakukan penjurian yang dilakukan oleh tim ahli dari Cagar Budaya seperti Dr. Ir. Revianto Budi Santosa, M. Arch, Fahmi Prihantoro, S.S., S.H., M.A., dan Azis Yon Haryono, S.T., M.Sc.

Dinas Kebudayaan Kota Yogyakarta juga mengundang juri dari bidang lain yaitu Drs. Octo Lampito, M.Pd. selaku pemimpin redaksi Kedaulatan Rakyat, dan Dini Isnaeni, S.T. selaku Auditor CHSE Tourism Ministry. Sedangkan pemberian apresiasi kelestarian dan keterawatan dilakukan pada Selasa (28/09/2021) di Hotel Phoenix, Yogyakarta. Acara ini dihadiri Sekretaris Daerah Kota Yogyakarta, Aman Yuriadijaya, M. M., bersama dengan Kepala Dinas Kebudayaan Kota Yogyakarta, Yetti Martanti, S.Sos.

Dalam sambutannya, Yetti Martanti, menyatakan bahwa kegiatan ini dapat merangsang masyarakat untuk lebih aktif dalam melestarikan dan merawat bangunan WBCB. Selain itu diharapkan kedepannya kelestarian bangunan-bangunan WBCB dapat menjadi pintu masuk untuk meningkatkan minat wisatawan terhadap keunikan warisan budaya Kota Yogyakarta.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here