Warga Tak Patuh, AS Percepat Distribusi Vaksin

Eksposisinews – Amerika Serikat terpaksa mempercepat distribusi vaksin Covid-19 dalam beberapa hari ke depan setelah jumlah kematian yang ditimbulkan virus ini tembus 3.000 jiwa.

Angka kematian meningkat pesat dimana jumlah pasien positif mencapai 106.219 jiwa per hari ini. Lonjakan tersebut bukan tanpa alasan karena begitu banyak warga Amerika yang “bandel”, enggan mengenakan masker dan menghindari kerumunan.

Berdasarkan keterangan dari pejabat pemerintah Amerika Serikat, satu-satunya cara paling logis untuk menekan angka infeksi adalah segera membagikan vaksin kepada pekerja kesehatan dan pihak-pihak terkait paling lambat hari Minggu.

Sementara itu sejumlah ahli medis independen baru akan menentukan pada hari Kamis (waktu setempat) apakah akan merekomendasikan vaksin yang dibuat oleh Pfizer Inc dan BioNTech SE untuk penggunaan darurat, yang nantinya akan disyahkan oleh Badan Makanan dan Obat-Obatan Amerika Serikat.

Persetujuan dari FDA baru akan rilis paling cepat pada Jumat dan suntikan pertama akan dilakukan pada hari Minggu atau Senin, berdasarkan keterangan kepala penasehat Operation Warp, Moncef Slaoui, seperti dikutip dari Reuters.

Data dari Departemen Kesehatan dan Layanan Masyarakat AS menunjukkan bahwa UGD di ratusan rumah sakit diseluruh negara sudah atau mendekati kapasitas maksimal.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here