Vincent Piket, Duta Besar Uni Eropa untuk Indonesia2_lores

Eksposisi News – Ditengah merebaknya aksi Asian Hate di sejumlah wilayah dunia, Duta Besar Uni Eropa untuk Indonesia, Vincent Piket mangatakan bahwa Eropa aman bagi para pelajar Asia termasuk Indonesia. Pernyetaan ini merespon kekhawatiran potensi serangan terhadap para pelajar khususnya dari Indonesia di Benua Biru.

Seperti diketahui, bahwa pelajar Indonesia banyak menempuh pendidikan di Eropa.  Menurut Vincent Piket, “Eropa adalah tujuan yang sangat populer bagi pelajar dan peneliti Indonesia. Lebih dari 4.000 siswa berangkat untuk studi di Eropa setiap tahunnya. Sekitar 1.200 pelajar dan peneliti Indonesia menerima beasiswa Eropa yang diperoleh dari Negara Anggota Uni Eropa atau melalui program Erasmus+ dari Uni Eropa setiap tahunnya. Melalui program Erasmus+ ini, 200 dosen dan pelajar dari Eropa mengunjungi  Perguruan Tinggi di Indonesia untuk belajar ataupun mengajar”.

 “Perguruan Tinggi di Eropa memiliki kualitas tinggi dan biaya kuliah yang terjangkau. Hampir semua universitas memiliki program studi dalam bahasa nasional dan bahasa Inggris, sehingga dapat diakses oleh pelajar Indonesia. Meskipun terjadi pandemi COVID-19, Eropa tetap terbuka bagi pelajar dan sarjana untuk belajar dan melakukan penelitian di Eropa,” tambah Dubes Piket.

Dalam kesempatan pameran pendidikan pendidikan “EU-Indonesia Scholarships Info Day 2021” yang digelar pada hari Minggu, (02/05/2021) setidaknya diikuti oleh 11 negara anggota Uni Eropa yaitu Belgia, Finlandia, Perancis, Jerman, Hungaria, Irlandia, Italia, Luxemburg, Belanda, Polandia dan Swedia. Kegiatan ini merupakan rangkaian perayaan Hari Eropa yang jatuh pada 9 Mei setiap tahunnya.

Vincent Piket menyampaikan “Kami menyelenggarakan pameran virtual bertepatan dengan peringatan Hari Pendidikan Nasional Indonesia sebagai wujud dari harapan Uni Eropa untuk memperluas hubungan dengan perguruan tinggi di Indonesia. Salah satunya adalah melalui pemberian beasiswa bagi para pelajar Indonesia untuk studi di Eropa.

Para pengunjung pameran bertemu dengan sejumlah perwakilan institusi pendidikan Eropa di ruang virtual dan belajar tentang peluang beasiswa, pendaftaran universitas, kehidupan pelajar, dan banyak lagi. Sementara itu, kegiatan webinar juga dilakukan untuk menyampaikan informasi tentang skema beasiswa, persyaratan, manfaat, dan cara pendaftaran.

Dari pihak Indonesia, Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan juga mempromosikan beasiswa barunya yaitu  Indonesian International Student Mobility Awards (IISMA).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here