Setelah aktif bermusik selama 10 tahun, grup musik .Feast akhirnya menggelar rangkaian tur perdananya bertajuk ‘Tur Multisemesta’. Berformat showcase panjang yang menampilkan lagu-lagu dari 4 earth dari 5 rilisan yang pernah dirilis selama 10 tahun belakangan sejak debut album Multiverses (2017) hingga Abdi Lara Insani (2022).

Jargon #MasihMarah dipilih sebagai narasi utama Tur Multisemesta, seolah merangkum garis merah narasi lagu-lagu yang tercipta di dunia fiktif Multisemesta yang selama ini mereka ciptakan. #MasihMarah juga menjadi tanda babak baru .Feast setelah 10 tahun berkarya yang kini tak lagi hanya berfokus kepada kritik politik dan sosial masyarakat namun tetap dengan rasa marah yang sama.

Tur Multisemesta rencananya dilaksanakan di 8 titik di Indonesia. Dengan Bandung yang akan menjadi titik pertama penggelaran tur ini pada tanggal 20 Januari 2023. Bertempat di Critical 11 Bandung, pembuka dari Tur Multisemesta di Bandung ini juga akan diramaikan oleh Dongker sebagai Opening Act. Selain Bandung, ketujuh titik Tur Multisemesta ini akan diadakan di Bali (27/01), Palembang (29/01), Pontianak (11/02), Surabaya (12/02), Makasar (19/02), Semarang (25/02) dan terakhir di Jakarta (26/02).

“Setelah 10 tahun akhirnya salah satu cita-cita kami, memiliki tur dengan konsep showcase, bisa terlaksana. Ini adalah tur perdana kami setelah bermusik selama kurang lebih 10 tahun. Rencananya setiap show akan berjalan kurang lebih 120 meniit untuk set .Feast sendiri, di luar band pembuka. Jadi kurang lebih 1 setlist akan terisi 18-22 lagu yang rotasinya akan berbeda di setiap titik tur. Ini adalah kali pertama kami membawakan sebuah konser dengan format panjang dan membawakan hampir seluruh lagu dari katalog yang kami punya,” terang Fadli Fikriawan, bassist .Feast.

“Tur Multisemesta juga menjadi awal untuk memperkenalkan identitas .Feast fase selanjutnya, menutup babak pertama setelah 10 tahun. Jadi, visual dan identitas .Feast akan digarap dengan nuansa yang baru dan berbeda dari sebelumnya, namun masih dengan semangat marah-marah yang sama. Jadi itu lah alasan kami membawa narasi #MasihMarah di tur ini,” tambahnya lagi.

Penjualan tiket sudah dibuka sejak tanggal 27 Desember 2022 lalu dengan harga bervariasi mulai dari Rp150.000 hingga Rp200.000 di kota penutup, Jakarta. Setiap kota direncanakan juga akan memiliki band pembuka yang berbeda. (LH)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini