EksposisiNews – Berani berbuat tentu harus berani bertanggung jawab.

Demikian yang mengemuka dari pernyataan Togar Situmorang saat mendampingi INC untuk mentuntut MSBH bertanggung jawab segera menyelesaikan masalahnya secara perdata.

“Pada kesempatan ini, INC klien kita telah menunjuk kami Law Firm DR. Togar Situmorang di Pejaten, “ kata Dr. Togar Situmorang, SH., MH, MAP, CMED., CLA., didampingi Advokat Dr (c) Darius Situmorang, SH., MH., kepada wartawan di Kafe Victoria, Plaza Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (30/6/2023) malam.

Lebih lanjut, Togar menerangkan pihaknya ingin mengingatkan MSBH untuk tanggung jawab apa yang dilakukan kepada kliennya.

“Klien kami masa depannya tercabik-cabik atau pun hancur, setelah dinikmati dia meninggalkan tanpa tanggung jawab. Nah! Ini yang kami perjuangkan untuk mencari suatu keadilan bagi klien kami, “ terangnya.

Menurut Togar, pihaknya baru mendapat kuasa, dan INC bercerita pada pihaknya terjadi perkenalan pada tahun 2018.

“Pada waktu itu INC masih usia dini yaitu 17 tahun, dari berteman, mungkin ada bujuk rayu, dia mau mengorbankan diri, parahnya INC sampai dihamili, sampai mengandung, sampai melahirkan, hingga sekarang anaknya sudah berumur tiga bulan, “ bebernya.

Sebelum datang pada pihaknya, kata Togar, mereka berdua masih ada komunikasi dengan banyak janji, salah satunya MSBH akan bertanggung jawab akan membuat hidup layak, akan memberikan apartemen, uang bulanan, bahkan dijanjikan akan mengkuliahkan S1, S2, S3.  

“Bukan hanya INC tapi juga anak yang dikandungnya. Karena ternyata itu terlalu panjang janji-janjinya sampai anak itu sudah sampai dilahirkan, sampai datang ke kami, tidak ada sedikit pun rasa empati dan rasa tanggung jawab, bahkan saya sendiri sempat telpon dan yang mengangkat adalah istrinya yang tinggal di Gorontalo, istrinya malah menantang, “ paparnya panjang lebar.

Togar menyampaikan, bahwa istri MSBH sudah janji ingin jumpa dengan pihaknya. Waktu itu pihaknya juga sempat komunikasi dengan MSBH.

“Setelah lebaran MSBN berjanji ingin ketemu, tapi sampai sekarang itikad baiknya tidak ada, kami sudah kirim surat somasi, ternyata tidak ada itikad baiknya, “ ungkap Togar menyayangkan.

Togar menduga MSBN memegang sebuah jabatan penting karena menggunakan seragam tertentu dan juga nametag-nya.

“Bahkan MSBN mengaku konsultan Bareskrim, dengan seperti ini kami minta klarifikasi apakah benar orang ini menjadi konsultan Bareskrim?” Togar mempertanyakan,

Oleh sebab itu, kata Togar, karena MSBN berjaniji kepada INC kliennya akan bertanggung jawab tapi sampai saat ini MSBN tidak mau bertanggung jawab.

“Karena klien kami ini masih muda jadi otomastis ada rasa ketakutan terintimidasi, “ ujar Togar mengkhawatirkan.

Setelah datang pada pihaknya, Togar menyampaikan pihaknya memberi kekuatan INC bahwa hukum itu tidak selurus-lurusnya.

“Hukum itu akan mencari kebenaran, siapa yang bersalah harus menyelesaikan masalah, bukannya lari dari tanggung jawab,” tegas Togar.

Togar menyampaikan, bahwa pihaknya belum melaporkan ke kepolisian, tapi baru akan ke arah pertanggung jawaban secara keperdataan dulu

“Juga pada institusi kepolisian, apakah benar MSBN bekerja di tempat tersebut atau hanya semacam bluffing untuk menakut-nakuti orang, atau diduga melakukan perbuatan melawan hukum, apalagi MSBN mengaku sebagai konsultan Bareskrim, “ pungkas Togar Situmorang tegas mempertanyakan.***

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini