Eksposisi News – Pembangunan proyek tunggal terbesar di kawasan timur Australia ini akan memperkuat posisi Eastlakes sebagai kawasan pertumbuhan urban terbaru di Sydney. Data terkini menyebutkan bahwa angka belanja di sektor ritel pada 2020 menguat, sebesar 6,4% sepanjang tahun hingga kuartal empat dibulan Desember. Sejumlah sektor meraih keuntungan meski sedang dilakukan sejumlah penguncian akibat COVID-19, seperti sektor ritel. Sayangnya, ditahun ini kemungkinan akan menghadapi hambatan dikerenakan pelonggaran pembatasan dan dibukanya kembali perbatasan.

Kawasan Eastlakes yang berlokasi di pinggiran selatan di Sydney timur dengan cepat menjadi area pertumbuhan baru kota ini sebagai komunitas dari master-plan hunian dan ritel milik Crown Group senilai Rp. 10 triliun, The Grand, yang sebelumnya dikenal sebagai Eastlakes LIVE, hampir selesai dibangun dengan tiga menara yang telah melaksanakan proses topping-off dan tujuh ritel baru siap pindah ke The Grand Shopping Center pada bulan Juli tahun ini.

Lima gerai ritel lainnya sedang dalam proses negosiasi lanjutan tentang ruang sewa dalam pusat perbelanjaan dengan harapan telah disewakan sepenuhnya pada saat pembukaan.

Ini menandai tonggak penting dalam pembangunan hunian dan ritel paling menarik yang pernah dilihat daerah ini dalam beberapa dekade. Hal ini juga menandai terciptanya gedung tertinggi di kawasan pinggiran kota tersebut.

Tahap Pertama ‘The Grand’ Akan Buka Pada Bulan Juli Ini 1
The Grand Shopping Center terdiri dari ruang ritel seluas 2800. (Crown Group)

Tahap pertama dari The Grand Shopping Center terdiri dari ruang ritel seluas 2800 meter per segi dan 15 gerai akan dibuka secara progresif Bersama-sama dengan format baru ALDI yang lebih besar, took ritel pertama yang akan dibuka pada akhir Mei/awal Juni. Gerai ritel lainnya termasuk Woolworths Metro, Sushi Row, Ausome Nails, Hatch Espresso, Wholelife Pharmacy, Reni’s Car Wash dan outlet Australia Post/Newsagency akan dibuka pada bulan Juli.

Pusat perbelanjaan Tahap Pertama akan berada di bawah kompleks hunian di mana 133 unit  apartemen akan segera diselesaikan, mencakup tiga bangunan di sisi utara pengembangan. Kawasan hunian dan ritel kedua yang menawarkan 65 atau lebih toko dan gerai kuliner akan mulai dibangun tahun depan.

Keduanya akan membentuk pusat perbelanjaan baru dan menarik bernama The Grand, yang menggantikan Eastlakes Shopping Centre yang dibangun pada tahun 1960-an, yang hingga saat ini masih beroperasi. Kawasan ritel dan kuliner baru, dengan interior karya Buchan, bertujuan untuk mengubah area tersebut menjadi tujuan wisata tersendiri.

Konstruksi tahap pertama The Grand by Crown Group dimulai pada bulan Oktober 2018 dan diharapkan selesai pada pertengahan 2021. Tahap pertama akan terdiri dari tiga bangunan di sisi utara pengembangan, dengan total 133 unit apartemen yang luas dengan satu, dua dan tiga kamar tidur termasuk empat unit griya tawang mewah.

The Grand by Crown Group juga akan memiliki area ritel seluas 2800 meter per segi di lantai bawah, menawarkan 15 unit gerai ritel termasuk ALDI dan Woolworths Metro, serta toko roti, apotek, salon rambut dan kecantikan, sushi, agen koran/kantor pos dan tempat pencucian mobil.

Para penghuni akan memiliki akses ke fasilitas kesehatan dan kebugaran bergaya resor yang canggih termasuk kolam renang dan gym. Mereka juga akan memiliki area hiburan di puncak gedung dan taman lanskap untuk bersosialisasi dengan teman, keluarga, dan tetangga.

Rencana pengembangan tahap kedua termasuk 357 unit apartemen baru di lima gedung dan pusat perbelanjaan senilai $ 150 juta. Town Centre barunya akan menambah detak jantung pada pembangunan, menyediakan tempat berkumpul bagi penduduk setempat dan pengunjung, dengan pusat perbelanjaan yang mencakup hingga 65 toko dan supermarket lengkap Woolworths.

Tahap Pertama ‘The Grand’ Akan Buka Pada Bulan Juli Ini 2
Pemandangan dari udara kawasan The Grand. (Crown Group)

The Grand by Crown Group juga memiliki tempat parkir yang nyaman yang dapat diakses dari Evans Avenue. Pusat kuliner baru akan menawarkan berbagai pilihan restoran dan tempat makan yang menarik di samping apartemen yang terletak di lima bangunan. Pembangunan tahap dua akan dimulai pada 2022.

Direktur Penjualan Crown Group, Prisca Edwards, mengatakan bahwa mereka telah melihat peningkatan kunjungan ke marketing gallery mereka sebesar 300 persen karena pembeli terus mencari apartemen di daerah dengan jaringan infrastruktur yang kuat.

Dia meyakini bahwa lonjakan ini terjadi karena hampir selesainya bangunan tahap satu dan area ritel, dikombinasikan dengan lebih banyak pergerakan dan aktivitas di sekitar lokasi. Edwards mengatakan bahwa banyak pembeli datang dari berbagai pinggiran kota di sekitarnya seperti Pagewood, Mascot, Botany, Eastgardens dan Rosebery, dengan berbagai pembeli termasuk pelajar yang ingin tinggal di dekat UNSW hingga keluarga yang ingin downsizing.

Kawasan The Grand milik Crown Group menampilkan desain kontremporer yang menakjubkan oleh arsitek terkenal internasional Francis-Jones Morehen Thorp (fjmt). The Grand, memiliki 490 unit apartemen mewah dan akan menjadi pusat kota baru dan hingga 80 restoran, kafe, toko dan supermarket ketika sepenuhnya selesai.

Komisaris dan CEO Crown Group, Iwan Sunito, mengatakan The Grand adalah pengembangan hunian tunggal terbesar di kawasan timur, menciptakan katalisator paling signifikan untuk pertumbuhan di daerah tersebut. “Karena area Waterloo dan Green Square hampir sepenuhnya berkembang, sangat wajar jika area pertumbuhan berikutnya muncul, dan dengan pengembangan apartemen dan pusat perbelanjaan baru dengan hingga 80 gerai ritel yang akan datang, Eastlakes memperkuat posisinya sebagai area pertumbuhan berikutnya.”

Menurut laporan perkiraan ritel triwulanan terbaru dari Deloitte Access Economics (Q1 2021), pengeluaran ritel berakhir tahun 2020 dengan catatan yang kuat, dengan volume melonjak hngga 6,4% selama setahun hingga kuartal empat.

Sementara sektor-sektor yang paling diuntungkan melalui Lockdown COVID-19, seperti ritel barang-barang rumah tangga dan belanja supermarket, kemungkinan akan menghadapi hambatan pada tahun 2021 dikarenakan pelonggaran pembatasan dan dibukanya perbatasan.

Menurut David Rumbens dari Deloitte Access, mengatakan: “Sektor ritel berhasil menangani krisis COVID-19, dan menjadi yang teratas. Pengeluaran ritel pulih dengan kuat pada paruh kedua tahun 2020, lebih dari sekadar mengimbangi kemerosotan pada bulan Juni, untuk berakhir lebih tinggi pada tahun ini hingga Desember 2020. “Dan pemulihan yang kuat ini juga dialami di sebagian besar sektor, dengan hampir semua segmen pembelanjaan membukukan keuntungan di kuartal empat. Meskipun pengeluaran non-makanan yang memimpin, konsumsi terkait rumah juga tetap tinggi. ”

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here