Review Musik

Serunya Alsa Aqilah Gelar Release Party Mini Album ‘Memo’

252

EksposisiNews –Semangat dan penuh percaya diri tampak pada sosok Alsa Aqilah, penyanyi jebolan dua ajang pencarian bakat populer di Indonesia, yaitu Idola Cilik pada tahun 2013 dan The Voice Kids Indonesia Season 1 pada tahun 2016.

Kehadiran Alsa menyemarakkan kancah musik Indonesia. Banyak orang yang langsung terpikat oleh suara Alsa yang indah dan merdu.

Ia kini menggelar event release party Mini Album (EP) ‘Memo’ di bawah naungan Acuan Entertainment.

Serunya acara membuat Alsa tampak begitu sangat gembira dan penuh semangat,

Serunya Alsa Aqilah Gelar Release Party Mini Album ‘Memo’ 1

“Hari ini saya mengadakan event release party Mini Album (EP) ‘Memo’ di bawah naungan Acuan Entertainment, “ kata Alsa Aqilah seusai acara release party EP Memo di Sama Dengan Antasari, Jakarta Selatan, Jumat (29/9/2023).

Lebih lanjut, penyanyi muda kelahiran Batam, 3 Maret 2003 ini menerangkan dalam mini album ini terdiri dari lima lagu ang ia tulis sendiri.

“Unworthy sebagai track jagoan, juga Honeymoon, Inevitable, Suatu Hari Nanti, dan Melepasmu, “ terang Content Creator yang memiliki lebih dari 10 juta pengikut di TikTok.

Hal tersebut menjadikan Alsa menjadi salah satu Content Creator terpopuler di TikTok..

Menurut Alsa, Mini Albumnya berjudul ‘Memo’ karena awalnya memang merupakan kumpulan catatan kecil di memo smartphone-nya.

“Namun kini, kumpulan cerita itu menjadi sebuah perjalanan cinta yang mendewasakan saya, “ bebernya.

Alsa menyampaikan seluruh kisahnya, mulai dari berbunga-bunga hatinya ketika jatuh cinta, hilangnya arah ketika bimbang, ringkihnya hati yang sedih, luka dan kekecewaan, patah hati, hingga akhirnya ikhlas untuk melepaskan.

“Perasaan pada akhirnya ada memang untuk dirasakan, dan merasakannya akan membawa kita ke berbagai cerita. Tapi dari situlah makna muncul, dan akhirnya mendewasakan,” paparnya.

Pengalaman ini pula yang membuat Alsa ingin menjadikan mini album ini sebagai teman untuk para pendengar yang mungkin sedang merasakan patah hati.

“Saya juga ingin menyampaikan bahwa, percayalah, kalian tidak sendirian, semua akan ada waktunya, mulai dari pertemuan sampai perpisahan, “ uraiannya.

Perlu diketahui, ‘Memo’ ini menghadirkan lima fase dalam mencintai.

Honeymoon menceritakan betapa indah dan bahagianya sebuah pertemuan.

Inevitable merupakan representasi dari sebuah rasa yang tak dapat disatukan dan hanya bisa menikmati waktu bersama.

Suatu Hari Nanti adalah harapan akan pertemuan di kehidupan lain karena cinta yang tak dapat bersatu.

Unworthy adalah kemarahan, pertanyaan, serta keraguan yang bersatu, disebabkan karena permainan cinta hingga membuat hilang rasa.

Lagu-lagu tersebut ditutup dengan Melepasmu yang menjadi pembelajaran dari semua. Ikhlas melepasnya, menyisakan indahnya sebuah kenangan.

Namun, untuk segi lirik serta konsep cerita, ‘Memo’ terlahir dari tangan Alsa dibantu Eka Gustiwana yang memproduseri lagu Honeymoon, Barsena Bestandhi sebagai pengarah vokal pada lagu Honeymoon, Suatu Hari Nanti, serta Melepasmu, Chris Andrian yang menjadi partner duet dan songwriting di lagu Inevitable dibantu Justin Adijanto sebagai produser, Gusti Irwan Wibowo yang memproduseri lagu Suatu Hari Nanti dan Melepasmu, serta Yoga Bagaspati sebagai produser di lagu Unworthy.

“Pembuatan MEMO ini juga tak lepas dari tangan Dwi Santoso dan Alyssia Eunike Seotedjo sebagai AnR, “ tegasnya.

Harapan Alsa dapat dikenal di masyarakat, terutama di Indonesia.

“Semoga lagu-lagu saya bisa dikenal dan dapat diterima masyarakat, “ pungkas Alsa optimis.*** 

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here