Serangan final Trump kepada China
Serangan final Trump kepada China

Eksposisinews – Berjuang sampai titik darah penghabisan, agaknya ungkapan ini layak disematkan kepada Presiden Trump. Meski usia pemerintahannya tinggal menghitung hari namun dia masih belum berhenti mengeluarkan serangan pamungkasnya.

Serangan pamungkas tersebut adalah memberi arahan kepada berbagai departemen di pemerintahan agar mengurangi pembelian barang dan jasa dari China untuk mencegah risiko spionase.

Hal ini diungkapkan oleh penasehat keamanan Donald Trump, Robert O’Brien dimana dia juga menuduh China tengah mengincar sistem informasi pemerintahan AS meliputi rekaman pribadi, rencana militer dan data lainnya melalui kanal siber.

Atas alasan tersebut Paman Sam akan menyesuaikan peraturan dan kebijakan dan mengambil tindakan yang dianggap penting untuk mencegah aktivitas spionase China baik secara teknis maupun manusia.

Meski tidak disebutkan secara spesifik barang dan jasa apa saya yang dimaksud, namun salah seorang pejabat senior mengatakan kebijakan tersebut diambil untuk mencegah China agar tidak menyusup ke jaringan IT Amerika Serikat.

“Semuanya yang berkaitan dengan perusahaan China, yang memiliki komponen di jaringan kita yang berpotensi menyebabkan kerapuhan dan digunakan untuk melaksanakan strategi fusi militer-sipil China,” ungkap pejabat tersebut.

Serangkaian kebijakan Trump yang dialamatkan kepada China baru-baru ini agaknya untuk memastikan kebijakan tegas AS kepada China di masa Trump tetap dilanjutkan oleh pemerintahan selanjutnya, yaitu Joe Biden. Ketika palu sudah diketok maka sulit untuk membaliknya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here