Peluncuran reality show Mendadak Jutawan di Jakarta pada Senin (02/10/2023). (Herman Effendi/Eksposisi News)

Mendadak Jutawan merupakan program “reality show berbasis politik”, dimana mempertemukan para caleg dengan rakyat kecil untuk saling kerjasama. Hubungan sinergis antar keduanya akan saling menguntungkan, karena para caleg akan mendapatkan metoda kampanye yang produktif dan faedahnya bisa langsung dirasakan oleh masyarakat. Demikian juga dengan rakyat kecil yang bergabung, akan membuatnya mendapatkan cuan besar senilai Rp. 30 juta/bulan.

Menurut Aris Widodo, Direktur Program Mendadak Jutawan, walaupun menghasilkan “cuan besar untuk rakyat kecil”, namun program ini merupakan kegiatan yang berorientasi nirlaba. Oleh karena itu, rakyat kecil yang bergabung dengan program ML ini tidak ditarik pungutan apapun di semua tahapannya: dari pendaftaran, audisi, seleksi, dan training, ujarnya pada Rabu (04/10/2023) di Jakarta.

Dijelaskan olehnya bahwa Mendadak Jutawan dibuat sebagai solusi permasalahan para caleg yang sering sekali melakukan kampanye yang tidak produktif, hanya bersifat selebrasi, seperti: pengumpulan massa, pemasangan foto diri, dan lainnya. Hal seperti ini, tentu saja tidak bisa membuat perbaikan pada kehidupan rakyat. Apalagi, banyak caleg memasang foto-foto mereka dengan memakunya di pohon-pohon, yang tentu saja hanya merusak kelestarian alam.

Dengan program MJ, Aris Widodo menambahkan bahwa para caleg akan dapat melakukan kampanye produktif, yaitu penciptaan bisnis perdagangan emas digital. Dimana rakyat kecil yang mendaftar di program MJ akan berperan sebagai “konsultan bisnis”. Sehingga, ini menjadi kampanye nyata dari para caleg, karena berhasil menciptakan sebuah bisnis, dari sebelumnya yang tidak tersedia bagi rakyat kecil.  Mereka dapat berpenghasilan Rp. 30 juta/bulan. Padahal sebelumnya, mereka adalah salah satu dari rakyat kecil yang bernasib kurang beruntung, seperti berikut ini:

Para rakyat kecil yang dimaksud Aris Widodo adalah karyawan yang bersama anak istrinya akan diusir, karena tidak mampu bayar kontrak rumah. Pria pengangguran yang setiap hari diomelin istrinya. Mahasiswa yang akan di-DO dari kampus, karena tidak mampu bayar biaya kuliah. Janda yang menangis karena tidak mampu memberi makan anak-anaknya. Pasangan muda yang kebingungan tidak bisa membeli susu untuk anaknya. Orang sakit yang keluarganya tidak mampu menebus biaya obat di apotik. Pemuda yang hanya bisa melamun, karena tingginya biaya resepsi pernikahan. Anak sholeh yang hanya bisa bermimpi memberangkatkan orang tuanya naik haji. Dan lainnya.

Aris Widodo meyakini bahwa kesulitan ekonomi yang dialami rakyat kecil, itu bukan karena mereka bodoh ataupun malas, tetapi akibat tidak adanya kesempatan untuk mereka bisa berprestasi. Oleh karena itu, lewat Mendadat Jutawan ini ia berencana menciptakan “200 orang calon jutawan baru” berpenghasilan Rp. 30 juta/bulan. Program MJ akan membuktikan bahwa “rakyat kecil bisa dilatih menjadi jutawan baru”.

Bagi para caleg, keuntungan program Mendadak Jutawan ini adalah adalah popularitas bisa naik. Karena mereka akan terkenal secara viral, sebagai akibat banyaknya kejadian yang sangat dramatis, seperti pengangguran mendadak bisa menafkahi anak istri sebesar Rp. 30 juta/bulan, anak sholeh yang mendadak bisa memberangkatkan orang tuanya naik haji, dan lainnya. Ini tentu saja, akan menaikkan elektabilitas mereka secara mendadak juga. Caleg-caleg mempunyai program kampanye produktif yang nyata terbukti menyejahterakan rakyat kecil. Mereka akan mempunyai program kampanye yang tidak menghabiskan dana, tetapi justru menghasilkan keuntungan. Para caleg akan dibantu sosialisasi secara gratis melalui social media, serta mitra-mitra. MJ berencana menggandeng stasiun TV, radio, suratkabar online dan offline, sehingga dampak sosialisasi ini akan sangat masif dan luas.

Program MJ bersifat independen dan tidak berafiliasi kepada parpol manapun. Oleh karena itu, para caleg yang ikut bergabung dengan program MJ diperbolehkan dari semua partai yang ikut dalam Pemilu 2024. Motto yang berlaku disini adalah “apapun warna parpolnya, yang terpenting bisa berguna bagi rakyat kecil” pungkas Aris.

Pendaftaran dapat dilakukan hingga 31 Oktober 2023 pada link berikut. Kemudian akan dilakukan Audisi di Jakarta.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini