Menteri Sandiaga Uno saat melakukan paparan dalam Jumpa Pers Akhir Tahun 2023, pada Jumat (22/12/2023) di Balairung Soesilo Soedarman , Kantor Kemenparekraf, Jakarta. Foto oleh Lukman Hqeem/Eksposisi News.

Dalam paparan akhir tahun, di hari Jumat (22/12/2023), Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno menyatakan pencapaian kunjungan wisatawan tahun 2023 ini bisa mencapai 11 juta. Meski sepanjang tahun ini sektor pariwisata nasional dihadapkan dengan tantangan pandemi Covid-19, namun semenjak dinyatakan endemi telah mendorong kebangkitan kunjungan wisatawan.

Secara rinci, Menparekraf Sandiaga Uni menjelaskan bahwa jumlah kunjungan wisatawan mancanegara hingga Oktober ini telah mencapai 9.5 juta. Pencapaian ini melebihi target sebesar 8.5 juta. Oleh sebab itu, ia cukup optimis jumlah kunjungan wisman bisa mencapai 11 juta di akhir tahun ini.

Menurutnya, hal ini tidak lepas dari kerja sinergi antar sectoral yang dengan cepat melakukan sejumlah penyesuaian sehingga target-target bukan hanya tercapai tapi terlampaui dengan semangat 3G yakni gercep, geber, dan gaspol untuk mendukung kebangkitan ekonomi dan terbukanya peluang usaha dan lapangan kerja, katanya.

Capaian-capaian tersebut berdampak pada masyarakat yang terlibat dalam industi pariwisata dan ekonomi kreatif. Tercatat jumlah tenaga kerja pariwisata hampir 22 juta dan jumlah tenaga kerja ekonomi kreatif sebesar 24,3 juta.

“Adanya irisan lapangan usaha pariwisata dan ekonomi kreatif maka jumlahnya sudah 38 juta rakyat Indonesia yang menggantungkan hidupnya pada sektor pariwisata dan ekonomi kreatif,” ujar Sandiaga. 

Dalam kesempatan itu, Menparekraf Sandiaga juga menyampaikan realisasi investasi di sektor parekraf tahun 2023. Tercatat penanaman modal asing telah mencapai Rp8,70 triliun dan untuk penanaman modal dalam negeri sebesar Rp14,99 triliun.  “Total investasi di semester pertama tahun 2023 sebesar Rp23,70 triliun,” ujarnya.

Lebih lanjut ia juga memaparkan tentang program kerja yang telah dijalankan di tahun 2023. Sesuai RPJMN, program strategis Kemenparekraf dibagi menjadi lima fokus indikator yakni pariwisata dan ekonomi kreatif berkelanjutan; peningkatan daya saing; penciptaan nilai tambah; transformasi digital, dan peningkatan produktivitas.

Masing-masing fokus indikator tersebut dijalankan dengan berbagai turunan program.  Untuk pariwisata dan ekonomi kreatif berkelanjutan, program yang dijalankan dimulai dari penyusunan naskah awal RIPPARNAS 2026-2040, standardisasi dan sertifikasi usaha, memaksimalkan publikasi kampanye #DiIndonesiaAja, serta penyiapan desa wisata berkelanjutan. 

Sementara untuk indikator pariwisata dan ekonomi kreatif berkelanjutan, Kemenparekraf menjalankan program Karisma Event Nusantara sepanjang tahun 2023. Dari seluruh event yang berlangsung,  disebutkan mampu mendorong pergerakan 7,4 juta wisatawan dengan perputaran uang mencapai Rp12,4 triliun dan lebih dari 11.400 UMKM yang tersentuh serta kurang lebih 143.200 pelaku seni/event terlibat. 

“Peningkatan produksi barang dan jasa di Indonesia mencapai Rp212,9 miliar dan harapannya ini akan semakin kita perluas di tahun 2024,” pungkas Sandiaga.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini