Eksposisi News – Harga emas melanjutkan kenaikannya pada perdagangan Kamis (17/12/2020) dengan naik ke $1880 per troy ons. Indikasi kenaikan sudah terjadi sejak awal perdagangan hari ini dimana Logam Mulia melaju naik setelah akhir perdagangan sesi Amerika Serikat.

Dorongan kenaikan harga emas didapatkan dengan kemajuan dalam proses perundingan terkait paket bantuan covid senilai $ 900 miliar. Para negosiator kongres semakin “mendekati” kesepakatan untuk meluncurkan paket stimulus, setelah membahas isi paket sambil mengesampingkan masalah utama yang diperdebatkan.

Keyakinan pasar juga terbangun dengan harapan tinggi atas kesepakatan perundingan Brexit dan kebijakan Federal Reserve terkini yang bersifat dovish. Hal ini semakin membebani nilai tukar dolar AS sebagai aset safe-haven atas sejumlah mata uang besar lainnya. Sentimen kenaikan menguat saat perdagangan emas akan memantau dengan seksama menjelang data ketenagakerjaan utama AS.

Secara teknis, harga emas telah mampu bertahan diatas level resisten kritis di $ 1865 dan menembus level resisten selanjutnya di $ 1870, persimpangan Pivot Point satu minggu R1 dan Upper satu minggu Bollinger Band. Reli tajam Emas akan berusaha menuju Fibonacci 38,2% satu bulan di $ 1889 tidak dapat dibatalkan jika kenaikkan menemukan penerimaan di atas tertinggi minggu sebelumnya.

Sebagai alternatif, koreksi sebagai aksi ambil untung akan berusaha menembus level support di $ 1856, sebagai kovergensi Fibonacci 38,2% satu minggu dan SMA10 empat jam. Tantangan selanjutnya adalah menaklukkan harga $ 1853 yang bisa memperlambat penurunan. Koreksi lebih lanjut akan membuka harga untuk mendekati $ 1845.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here