chinadaily

Eksposisinews – Aplikasi perpesanan instan milik Tencent Holdings yang dikenal dengan WeChat pada hari ini mengumumkan jumlah rata-rata pengguna aktif program mini mencapai 450 juta di 2021.

Program mini merupakan aplikasi turunan atau sub-aplikasi yang ada di dalam platform WeChat. Kenaikan program ini mencapai 13% jika dibanding tahun lalu, namun lebih lambat jika dibanding tahun 2020 yang mencapai 33%.

Jika diibaratkan, mini program ini seperti aplikasi yang tersedia di sistem operasi umum seperti iOS dan Google, namun tidak begitu menyedot data. Program ini merupakan salah satu langkah Tencent untuk membangun basis operasi e-commerce.

WeChat yang dalam bahasa China dikenal dengan Weixin mengatakan jumlah aktif program mini yang dijalankan oleh pedagang asing (non-China) meningkat tiga kali lipat dalam dua tahun terakhir. Total volume transaksi yang dihasilkan program ini tumbuh 897% pada periode yang sama.

Tercatat ada 700 juta pengguna yang mulai diperkenankan melakukan pembayaran menggunakan uang yuan digital, yang juga merupakan program bank sentral China dalam mendorong penggunaan uang digital sendiri.

Meski begitu, kenaikan pendapatan perusahaan hanya sebesar 13% di kwartal ketiga atau 142 miliar yuan dan ini merupakan pertumbuhan terlambat sejak pertama kali IPO pada 2004. Hal ini disebabkan oleh beberapa peraturan pemerintah turut memengaruhi bisnis games dan pembaharuan aplikasi.

Beberapa peraturan pemerintah tersebut diantaranya pembatasan jumlah uang yang boleh dihabisan oleh anak-anak pada permainan video, turut berdampak pada belanja iklan. Pemerintah China juga sangat ketat dalam memberi izin perilisan game-game terbaru, terbukti tidak ada game yang diluluskan sejak Agustus tahun lalu.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here