Angka Pengangguran AS
EksposisiNews – Angka pengangguran AS menunjukkan kondisi yang semakin buruk. Kondisi ini ditengarai oleh meningkatnya jumlah PHK imbas dari gelombang pandemi AS yang menunjukkan kenaikan signifikan.

Jumlah orang yang mengajukan klaim awal untuk tunjangan pengangguran kembali lagi bahkan ke level tertinggi baru dalam tiga bulan terakhir di pekan lalu. Ini menunjukkan bahwa laju PHK akibat gelombang terbaru pandemi virus korona semakin cepat.

Departemen Tenaga Kerja dalam laporannya mengatakan sebanyak 885.000 klaim awal telah diajukan pada minggu lalu. Bahkan Depnaker AS itu merevisi jumlah pengajuan minggu sebelumnya naik 12.000 menjadi 865.000. angka ini berlawanan dengan proyeksi para ekonom yang memperkirakan penurunan ke angka 800.000.

Jumlah klaim pengangguran di pekan lalu tersebut merupakan level tertinggi sejak awal September. Laporan ini semakin memperburuk kondisi ekonomi AS, di mana sehari sebelumnya data penjualan ritel turun 1,1% pada November, penurunan bulanan pertama mereka dalam enam bulan. Jelas, kedua laporan tersebut menunjukkan hilangnya momentum ekonomi AS akibat tekanan dari pandemi yang semakin kuat dengan dimulainya musim dingin dan meningkatnya peluang transmisi yang diciptakan oleh kampanye pemilu dan musim belanja liburan.

Akan tetapi, dalam laporan itu menyertakan jumlah pengajuan tunjangan lanjutan mengalami penurunan menjadi 5,508 juta pengajuan dari 5,781 juta yang direvisi naik. Meski demikian, angka Itu lebih besar dari penurunan yang diharapkan, dan para ekonom memperingatkan agar tidak melihatnya sebagai tanda perbaikan.

Kenaikan klaim awal ini juga akibat kenaikan di Kalifornia and Illinois, dua negara bagian di mana pemerintah memberlakukan karantina wilayah ketat imbas kembali meningkatnya jumlah kasus covid 19 terkini.

Proyeksi Payroll Desember

Data klaim awal terbaru juga bertepatan dengan periode referensi untuk laporan pekerjaan Desember, menambah tanda-tanda bahwa bulan tersebut kemungkinan menunjukkan kembali melemahnya pasar tenaga kerja setelah payroll pada November naik 245.000 namun kurang dari setengah kenaikan pada Oktober.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here