Hampton Square, destinasi baru yang siap dipersembahkan oleh Paramount Land di Manhattan District, Gading Serpong. (Grafis dokumentasi Paramount Land)

Eksposisi News, Tangerang – Central Business District (CBD) di Tangerang Raya tersebar di berbagai wilayah, salah satunya Gading Serpong yang sudah terkenal sebagai pusat kuliner, bisnis, perkantoran, dan hiburan yang saling terintegrasi. Meningkatnya populasi kawasan ini, otomatis meningkatkan kebutuhan masyarakat akan produk komersial. Inilah yang menjadi latar belakang bagi Paramount Land untuk menghadirkan Manhattan District, The Largest Business Epicentrum, seluas 22 hektar yang diperkenalkan pada akhir 2021.

Sebagaimana diketahui bahwa Kota Gading Serpong ini telah berkembang sangat pesat. Sekitar 10 tahun yang lalu bahkan terjadi fenomena peningkatan popularitas wilayah Tangerang, sehingga harga properti meningkat tajam. Sejak saat itu, Kota Gading Serpong telah bertumbuh sangat pesat, didukung dengan penambahan beragam fasilitas yang membuat kota ini semakin lengkap.

Konektivitas dan aksesibilitas yang sangat tinggi antara Gading Serpong dengan kawasan lainnya di Tangerang Raya dan Jabodetabek, membuat kawasan ini semakin terbuka dan mendorong perekonomian Tangerang semakin tumbuh lebih cepat. Paramount Land sangat berpengalaman mengembangkan area komersial. Banyak menghadirkan CBD yang tersebar di Gading Serpong, serta pusat kuliner populer, seperti Pisa Grande dan Maggiore di sisi selatan Gading Serpong.

Paramount Land membentuk ekosistem bisnis melalui pengembangan beragam kawasan komersial dengan beragam bentuk, dari commercial strip, business loft, shophouses, dan lainnya. Ini merupakan tiga kunci utama yang telah dilakukan Paramount Land yang telah sukses mengembangkan kawasan komersial, yaitu memetakan perencanaan hingga 5, 10 tahun ke depan untuk long-term sustainable business, membangun captive market, dan mengembangkan konsep komersial yang tepat sesuai kebutuhan masyarakat saat ini. Dalam memenuhi diversifikasi produk properti untuk memenuhi kelas pasar yang luas, Paramount Land bahkan telah menghadirkan beragam produk komersial dan bisnis yang inovatif. Salah satunya Manhattan District, yang akan menjadi commercial epicentrum seluas 22 hektar yang vibrant dan full of experience.

Menurut Nawawi, President Directur Paramount Land bahwa lokasi Kota Gading Serpong yang dekat dengan ibukota, menjadi pilihan ideal baik untuk tinggal dan bisnis yang berada di sisi barat Jakarta. Dibandingkan dengan kawasan lainnya di barat Jakarta sekalipun, Kota Gading Serpong paling strategis karena berada di tengah-tengah pengembangan kawasan besar lainnya, yaitu Alam Sutera, BSD, Karawaci, dan lainnya.

Lebih lanjut disebutkan olehnya bahwa lokasi yang strategis ini dibuktikan dari pesatnya pembangunan di Gading Serpong, mulai dari infrastruktur, fasilitas kota, sarana dan prasarana, hingga bangunan residensial dan komersial. Aksesibilitas sangat tinggi dimana ada sejumlah pilihan moda transportasi umum untuk menjangkau wilayah ini. Tak heran bila kemudian Kota Gading Serpong juga semakin dipadati oleh penduduk yang menetap maupun transit, serta difavoritkan masyarakat Jabodetabek sebagai meeting point.

Tak heran bila bisnis kuliner telah menjadi salah satu daya tarik utama karena jenis makanan yang beragam dan experience makan yang berbeda, jelasnya. Bahkan dengan dukungan teknologi dan perubahan perilaku masyarakat membawa perubahan besar bagi perkembangan dan pengoperasian bisnis F&B, yaitu penyediaan fasilitas servis online dan delivery order, serta experience makan yang berbeda melalui area dine-in indoor dan outdoor yang nyaman, jelas Nawawi.

Manhattan District sendiri sebagai area komersial dengan konsep multi-experiences sesuai kebutuhan masyarakat masa kini. Dikembangkan sebagai area komersial street level yang mengintegrasikan ruang indoor dan outdoor, distrik ini diharapkan dapat menunjang kebutuhan dan gaya hidup masyarakat, serta menghadirkan pengalaman baru bagi pengunjung.

District peraih ‘The Most Innovative Commercial development’ dalam ajang Golden Property Awards (GPA) 2023 ini terbagi dalam dua zona yaitu, Lifestyle Hub 1 dan Lifestyle Hub 2. Pada zona ini akan diisi oleh tujuh (7) thematic anchors yakni gadget dan technology, hobby, sport, culinary, automotive, entertainment, dan fashion. Dilengkapi oleh thematic square, business loft, thematic shophouses, dan festive garden, dikelilingi oleh pedestrian walk yang menghubungkan zona satu dan lainnya, serta memberikan akses ke ruang terbuka.

Produk pertama adalah Madison Grande, adalah komplek ruko mixed-use yang mendapatkan antusiasme tinggi baik dari masyarakat maupun pebisnis yang bergabung bahkan sejak sebelum penjualan perdana. Kedua adalah Hampton Avenue, area komersial berkonsep one-stop-shopping yang terbagi menjadi 4 area, yaitu Hampton Avenue, Hampton Square, Hampton Walk, dan Hampton Promenade.

Sebagai salah satu developer berpengalaman dan terpercaya, Paramount Land melengkapi distrik ini dengan mengembangkan area baru yakni Hampton Square. Destinasi bagi kaum urban, berkonsep semi-outdoor seluas 2 hektar terbagi atas tenant puller dan entertainment area. Pengelolaan kawasan Hampton Square, mengusung Open Concept Lifestyle Mall adalah BLVEPRINT Destinations, managemen retail yang berpengalaman. Rencananya, soft opening akan dilakukan pada Desember 2024.

Mengusung konsep integrated commercial development, Hampton Square dikembangkan sebagai ‘destinasi’ yang dapat memenuhi semua kebutuhan, mulai dari family, hobby, anak muda, anak, hingga office. Hal ini menjadikan value Hampton Square tinggi dibandingkan area komersial biasa. Beragam destinasi lain juga akan hadir, mulai dari café, kuliner, taman pet-friendly, taman bermain anak, toko berkonsep, fasilitas penunjang gaya hidup aktif, dan pusat perbelanjaan dengan suasana lingkungan yang nyaman dan cantik.

Tak heran bila Hampton Square ini akan menjadi lokasi yang strategis dan cocok sebagai meeting point dengan pertumbuhan ekosistem bisnis jangka panjang yang tinggi. Salah satu anchor tenant di Hampton Sqaure sebagai crowd puller, adalah Black Owl sebagai destinasi dining & entertainment terpopuler di Jakarta yang rencanaya akan siap beroperasi pada Mei 2024.

Veri Y. Setiady, CEO BLVEPRINT Destinations menjelaskan bahwa saat ini, pusat perbelanjaan/mal tidak hanya menjadi tempat untuk berbelanja, tetapi juga harus memiliki keunikan dan daya tarik tersendiri agar pengunjung tertarik untuk kembali. Pusat perbelanjaan harus memiliki identitas dan bisa diakses dengan mudah. Selain itu, pengelola harus dapat memahami karakteristik pengunjung dan lokasi mal harus dekat dengan tempat bekerja, hangout, pusat gaya hidup, kecantikan, kesehatan, dan lain-lain. Saat ini sebuah destinasi komersial tidak hanya fokus pada gourmet market dan culinary spot, tetapi juga harus diimbangi dengan beragam fasilitas lifestyle. Konsep inilah yang akan diwujudkan di Hampton Square sebagai ‘Open Concept Lifestyle Mall’ yang berlokasi di Manhattan District, Gading Serpong.

Untuk melengkapi kebutuhan hunian yang ada, bahkan akan dibangun juga Hampton Avenue Studio Loft. Inimerupakan bangunan komersial terbaru dengan konsep Modern Luxury Style. Terletak di jalan Main Boulevard ROW 30, sehingga terkoneksi langsung dengan jalan baru penghubung Gading Serpong dan BSD yang rencananya akan beroperasi pada Maret 2024. Tentu saja ini akan memudahkan pengunjung untuk mengakses area ini dari jalan Tol Jakarta-Merak, Tol Serpong-Balaraja, dan Tol JORR W2 ruas TB Simatupang. Bahkan memudahkan untuk mengakses dengan area komersial lainnya seperti Hampton Square, Hampton Avenue, Hampton Promenade, Madison Grande, dan kavling komersial lainnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini