Nasional Pemilu 2024

Pamor Wicaksono : Kawasan Industri Brebes Harus Dikembangkan Lagi

33

EKSPOSISI NEWS, Brebes –  Pamor Wicaksono, anggota DPRD Kabupaten Brebes dari Partai Golkar menginginkan agar pembangunan Kawasan Industri Brebes dapat dilanjutkan dan dikembangkan lagi. Hal ini disampaikan saat hadir di puncak Kirab Budaya 2024 Barisan PW 08 di Desa Buaran, Jatibarang, Brebes pada Sabtu (10/02/2024).

Dihadapan ribuan massa yang hadir, Pamor Wicaksini menjelaskan bahwa pembangunan ekonomi Brebes perlu ditingkatkan, salah satunya dengan melanjutkan proyek strategis nasional Kawasan Industi Brebes (KIB) yang berhenti sejak tahun 2020 silam. Dengan terwujudnya KIB, pertumbuhan ekonomi dapat berjalan dan lapangan kerja terbuka lebih besar. Hal ini tentu akan mengurangi angka kemiskinan di kabupaten Brebes secara siginifikan.

Keinginan untuk melanjutkan KIB disampaikan olehnya, sebagai salah satu program kerja yang ingin diwujudkan seandainya dia bisa terpilih menjadi pemimpin daerah ini. Dalam Pemilu 2024 ini, Pamor Wicaksono kembali maju sebagai caleg DPRD Kabupaten Brebes mewakili daerah pilihan Brebes, Jatibarang dan Songgom.

Selama 15 tahun atau tiga periode sudah dia menjadi wakil rakyat. Prestasi nyata dari kerja kerasnya menjadi anggota dewan ini membuat masyarakat menginginkan dia maju kedalam kontestasi pemelihan kepalda daerah pada bulan Oktober nanti.

Desakan ini terus menguat, bukan hanya dari masyarakat secara luas, namun juga telah mendapatkan sinyal dari sejumlah fungsionaris Partai Golkar Brebes. Sejauh ini, isyarat kesediaannya untuk memenuhi harapan masyarakat tersebut adalah akan berkaca pada perolehan suara dalam pileg pada 14 Februari ini.

“Saya siap mengemban amanat warga Brebes yang menginginkan saya untuk maju menjadi calon Bupati yang akan datang. Namun demikian, saat ini saya meminta masyarakat mendukung saya sepenuhnya dalam pemilihan legislatif ini”, jelas Pamor Wicaksono.

“Jika saya mendapatkan amanat tersebut, saya akan mewujudkan Kawasan Industri Brebes bagi masyarakat. Dengan demikian, harapan warga agar lapangan kerja terbuka dan perekonomian bisa membaik dapat terjadi. Warga Brebes tidak harus merantau jauh untuk mendapatkan pekerjaan yang layak, jika KIB ini terbentuk”, tambahnya.

Sebagaimana diketahui bahwa pada 2019, Presiden Joko Widodo telah mengamanatkan agar menjadikan Brebes, sebagai kawasan industri baru. Diharapkan dengan pembentukan Kawasan Industri Brebes ini dapat mendorong pertumbuhan ekonomi dengan masuknya investasi sekaligus mengurangi tingkat kemiskinan.

Bupati Idza Priyanti sendiri bahkan menyebut bahwa proyek strategis nasional ini dapat mendongkrak pertumbuhan ekonomi hingga 7%. Mengutip catatan humas pemprov Jawa Tengah, bahwa hingga November 2019, sebanyak 39 perusahaan dari berbagai sektor telah mendaftarkan diri sebagai penghuni Kawasan Industri Brebes.

Sayangnya, pada 9 Juni 2020 pemerintah melalui Menteri BUMN Erick Thohir dihadapan Komisi VI DPR mengatakan rencana pemindahan proyek pembangunan strategis nasional ini dari Brebes ke Batang. Menurutnya, pembangunan Kawasan Industri Brebes terkendala oleh masalah pembebasan lahan. Pemindahan ini ditujukan untuk mempercepat keberadaan kawasan industri.

Selain masalah pembebasan lahan, menurut Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadilia adalah masalah investasi pembangunan kawasan industri ini sendiri. Ada wilayah di Kawasan Industri Brebes yang lokasinya sangat rendah sehingga diperlukan pengurukan lahan. Investasi di Brebes kedepannya akan tetap dikembangkan, meskipun saat ini Kawasan Industri dikembangkan dulu di Batang.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here