Disela-sela menghadiri kegiatan Kirab Budaya 2024 di Kertasinduyasa, Jatibarang, Pamor Wicaksono menyatakan bahwa sekurang-kurangnya adalah 1,2 milyar rupiah dana yang akan digelontorkan dari dana aspirasi anggota DPRD Kabupaten Brebes ini. Pertimbangannya adalah bentangan luas wilayah Kertasinduyasa yang luas sehingga memerlukan lebih banyak anggaran untuk membangun infrastruktur yang ada.

Pada Kamis (08/02/2024) bertolak dari sekitar halaman Balai Desa Janegara yang berada di jalan raya Jatibarang – Brebes, dilakukan Kirab Budaya 2024 Barisan Pamor Wicaksono 08. Menampilkan kesenian Kuda Lumping dari Dukuh Maja, Songgom dan drumband Al Banat Misftakhul Jannah Rengas Bandung, Jatibarang.

Pamor Wicaksono : 1,2 Milyar Untuk Kertasinduyasa 1
Pamor Wicaksono, SH. (Kanan) di Kirab Budaya 2024 Kertasindusaya pada Kamis (08/02/2024). Foto oleh Lukman Hqeem/Eksposisi News.

Ribuan penduduk sudah menunggu kirab ini lewat, dengan berdiri di kiri kanan jalan membuat arus lalu lintas harus menurunkan kecepatan disekitaran Janegara – Kertasinduyasa. Paling di tunggu adalah atraksi Kuda Lumping Dukuh Maja yang sangat atraktif. Para remaja berkerubut dalam jarak yang sangat dekat untuk menggoda para pemain Kuda Lumping agar mengejar mereka. Aksi kejar-kejaran inilah yang menjadi tontonan menarik sepanjang beberapa kilo meter.

Menurut Bagong, relawan Barisan Pamor Wicaksono 08, kegiatan kirab ini memang ditujukan agar menarik perhatian masyarakat seluas-luasnya. Harapannya, dengan berkumpulkan masyarakat, akan memudahkan bagi mereka dalam menyampaikan pesan terkait dengan pesta demokrasi yang akan dilakukan dalam beberapa hari lagi.

Bagong menegaskan, warga masyarakat mendapatkan informasi seputar Pemilihan Umum tersebut. Hal ini dimaksudkan agar warga dapat berpartisipasi aktif mensukseskan hajatan tiap lima tahun sekali ini. Dengan memahami pentingnya memberikan pilihan suara, warga menentukan perubahan dan pembangunan kedepannya.

Pamor Wicaksono, anggota DPRD Kabupaten Brebes, selama 15 tahun terakhir dari Partai Golkar, merupakan sosok yang dekat dengan warga Janegara dan Kertasinduyasa. Politisi ini dianggap sukses membawa aspirasi warga dan memperjuangkan di tingkat legislatif sehingga membantu jalannya proses pembangunan di wilayah ini.

Pamor Wicaksono : 1,2 Milyar Untuk Kertasinduyasa 2

Bagong mengutip, sejumlah pembangunan infrastruktur yang sudah nampak hasilnya sebagai buah hasil keterlibatan secara aktif dari Pamor Wicaksono. Salah satunya yang sangat dibanggakan adalah gapura desa megah senilai 300 jutaan yang menghiasi jalan utama masuk desa ini.

Pamor Wicaksono, yang kini maju kembali dalam pencalonan anggota legislatife periode 2024-2029, menyatakan bahwa di tahun 2024 pada masa akhir jabatan periode saat ini, sekurang-kurangnya ada 1,2 milyar rupiah anggaran dana yang bersumber dari dana aspirasi. Ia berharap pihak pemerintah desa dan masyarakat Kertasinduyasa dapat menggunakan dana tersebut sebagaimana aspirasi yang sebelumnya disampaikan demi kesejahteraan dan kemakmuran bersama.

Secara terbuka, ia juga berharap dukungan masyarakat Kertasinduyasa dalam pencalonan saat ini. Terpilihnya dia kembali, akan menjadi satu dengan kesinambungan dan keberlanjutan pembangunan di desa ini kedepannya. Pamor Wicaksono memberikan komitmen yang kuat, dimana warga bisa melihat pada kinerja dia sebelumnya sebagai pertimbangan untuk memberikan pilihan pada dirinya kembali.

Toha, salah satu tokoh masyarakat Kertasinduyasa mengajak warga desa kembali memberikan pilihan pada caleg kebanggan warga Jatibarang ini. Tak ada keraguan menjatuhkan pilihan pada Pamor Wicaksono, yang dianggapnya benar-benar seorang anggota dewan yang mampu menyerap aspirasi warga, memperjuangkannya dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat desa Kertasinduyasa.

Bahkan ia tak segan menyatakan harapannya, agar Pamor Wicaksono dapat maju dalam kontetasi pemilihan bupati Brebes pada Oktober nanti. Diharapkan agar kerja nyata Pamor sebaga wakil rakyat dan pemimpin yang mengayomi warganya, dapat dirasakan oleh masyarakat Brebes secara luas, bukan hanya warga desa kami saja, pungkasnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini