Eksposisi News, Jakarta/SingapuraRefinitiv, sebuah bisnis LSEG, hari Rabu (07/07/2021) mengumumkan telah meluncurkan layanan Matching perdagangan elektronik global terkemuka di Indonesia, seiring dengan fokus negara Asia Tenggara untuk lebih mengembangkan pasar keuangannya. Peluncuran ini merupakan marketplace elektronik antar bank pertama di Indonesia untuk perdagangan Rupiah.

Refinitiv Matching adalah solusi industri terkemuka yang menawarkan penyaringan kredit real-time, penemuan harga (price discovery) yang telah ditingkatkan, likuiditas terkonsentrasi dan eksekusi yang efisien untuk pedagang FX. Central Limit Order Book yang terkemuka di pasar ini menawarkan tingkat operasi baru untuk pedagang FX. Refinitiv Matching distandarisasi dan disesuaikan dengan kondisi pasar lokal Indonesia.

Versi terbaru dari Refinitiv Matching mencakup integrasi fitur baru yang memenuhi permintaan klien dan pasar yang muncul. Ini menawarkan pengguna akses ke kolam likuiditas yang lebih dalam, meningkatkan partisipasi pasar, meningkatkan penemuan harga dan membantu regulator menjaga pasar yang adil dan transparan. Refinitiv Matching akan menawarkan kepada pengguna di Indonesia kemampuan untuk mengeksplorasi sumber likuiditas, perdagangan benchmark, dan mengembangkan strategi perdagangan FX yang sistematis.

“Refinitiv sendiri telah hadir di Indonesia sejak 1984 dan kami berkomitmen kuat untuk mendukung pasar keuangan yang efisien, transparan, dan tangguh di dalam negeri. Kami sangat bangga dapat berkolaborasi dengan Bank Indonesia (BI) dan bank-bank nasional terkemuka untuk mendorong tonggak penting ini dalam mengotomatisasi dan mendigitalkan alur kerja perdagangan FX. Kepercayaan dan kerjasama aktif dari bank sentral dan komunitas perbankan akan berkontribusi pada pasar antar bank yang hemat biaya dan transparan dan merupakan tonggak penting dalam rencana Bank Indonesia untuk membangun pasar uang nasional yang maju di Indonesia,” kata Alfred Lee, Managing Director , Data & Analytics, Asia Pasifik di LSEG.

 “Bank Indonesia menyambut baik pelaku pasar untuk berkontribusi dalam mengembangkan pasar keuangan di Indonesia, termasuk Refinitiv sebagai pionir dengan sistem Matching-nya. Tersedianya matching system ini sejalan dengan Blueprint Pengembangan Pasar Uang 2025 yang telah dirilis tahun lalu. Salah satu inisiatif utama untuk mewujudkan visi ketiga dari cetak biru adalah memperkuat infrastruktur pasar keuangan. Peluncuran matching trading system ini diharapkan dapat mendorong perkembangan pasar melalui peningkatan likuiditas, efisiensi dan transparansi harga,” kata Destry Damayanti, Deputi Gubernur Senior BI.

Ia menambahkan, “Bank Indonesia meyakini bahwa pengembangan pasar keuangan membutuhkan infrastruktur pasar keuangan yang efisien, andal, dan tangguh. Oleh karena itu, sebagai sistem perdagangan yang lebih maju, Refinitiv harus memastikan ketahanan operasional dan sistemnya serta selalu mematuhi peraturan Bank Indonesia terkait operator pasar. Hal ini diperlukan untuk menjaga kepercayaan dari pelaku pasar keuangan domestik sehingga dapat terwujud pasar keuangan yang adil, transparan, efisien dan maju.”

 “Kami senang dapat berpartisipasi dalam peluncuran Refinitiv Matching sebagai langkah berkelanjutan untuk meningkatkan kemampuan transaksi treasury kami dan mendukung pengembangan pasar keuangan Indonesia. Tujuan dari inisiatif ini adalah untuk membawa pasar ke depan menjadi lebih efisien, transparan, dan tangguh. Terakhir, inisiatif ini sejalan dengan nilai-nilai BNI RACE (Risk Culture, Agile, Collaboration and Execution Oriented) kami untuk mencapai tujuan kami “Melompat Lebih Tinggi”,” kata Ikhwani Fauzana, Head of Global Markets Bank Negara Indonesia.

 “Refinitiv Matching akan menjadi platform yang cerdas untuk trading Forex di BRI. Kami terpesona dengan standarisasinya terhadap kondisi pasar lokal Indonesia dan fitur-fitur baru yang akan mendorong perdagangan yang transparan, efisien, dan hemat biaya. Kami sangat antusias dengan peluncuran Refinitiv Matching sebagai pasar elektronik antar bank pertama di Indonesia untuk perdagangan Rupiah” kata Itang Rusdinar, Group Head Global Markets di Bank Rakyat Indonesia.

Menurutnya, sejumlah fitur yang luar biasa telah menawarkan penyaringan kredit real-time, penemuan harga yang ditingkatkan, likuiditas terkonsentrasi dan eksekusi yang efisien akan berkontribusi pada pengembangan pasar keuangan Indonesia di masa depan.

Itang Rusdinar menambahkan “Peluncuran ini ditunggu-tunggu di pasar keuangan Indonesia sebagai pasar elektronik antar bank pertama untuk perdagangan Rupiah. Kemampuan untuk mengeksplorasi sumber likuiditas, perdagangan benchmark, dan mengembangkan strategi perdagangan FX yang sistematis mendukung kami dalam pendalaman Pasar Valas,”

Sementara Panji Irawan, Ketua Komisi Pasar Valuta Asing Indonesia dan Direktur Tresuri dan Perbankan Internasional di Bank Mandiri juga berkomentar, “Kami sangat bersemangat untuk memulai perdagangan USDIDR melalui Refinitiv Matching. Ini akan menjadi awal dari evolusi pasar keuangan di Indonesia menuju pasar yang maju, transparan dan efisien.” (Lukman Hqeem)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here