Pertemuan para Kyai dan Gawagis Rembang untuk memberikan dukungan bagi paslon AMIN di Sarang Rembang, pada Rabu (22/11/2023)

Para kiai dan gawagis pesantren di Sarang Rembang mengajak silaturahmi para mantan kepala desa, tokoh masyarakat dan para tokoh pemuda untuk menyatukan visi dan misi menghadapi pemilu 2024 mendatang.Bertempat di posko GPK Junnudu Robbika Sarang Rembang, acara yang di gagas langsung oleh Gus Wafi Maimoen Zubair ini menjadi sangat menarik dan semangat ketika para mantan kepala desa bersama tokoh pemuda dan tokoh masyarakat hadir dengan sangat antusias.

Silaturahmi ini di hadiri oleh para masayikh Sarang diantaranya Gus Rosikh, Gus Baihaqi, Gus Matin, Gus Ahdal, Gus Imam, Gus Aam, Gus Syauqi, Gus IIB dan para tokoh pemuda dan masyarakat dimaksudkan untuk menyatukan dan membangun jaringan pemenangan pasangan capres dan cawapres AMIN. Menurut Gus Rosikh momentum pemilu kali ini bagi masyarakat Sarang dan Rembang menjadi sangat menarik pasalnya perwakilan pesantren Al Anwar, MIS (Ma’hadul Ilmi Asy – Syar’ie), dan Mus (Ma’hadul Ulum Asy- syar’iyyah) hadir semua.

“Harapan saya pemilu 2024 ini menjadi momentum kebangkitan umat Islam untuk sadar dan peduli dengan politik, dengan di tandai turun langsung para kiai ini tentunya akan membuat umat dan masyarakat semakin kuat,” kata Gus Rosikh, Rabu (22/11/2023).

Kegiatan ini menjadi sangat menarik karena di hadiri oleh para mantan kades sekitar Rembang, dimana ini juga menjadi pemicu semangat menjawab kondisi politik lawan yang diduga kuat menggunakan jaringan kepala desa, ujar Gus Rosikh. Para kiai melihat bahwa pemilu kali ini akan banyak indikasi kecurangan, sehingga menjadikan perhatian serius para kiai, sehingga kami turun langsung agar supaya umat dan masyarakat juga bisa menyadari pentingnya momentum politik salam pemilu 2024.

Menurut Ahmad Syuaib Wakil koordinator relawan pemenangan amin sarang Rembang, bahwa hadirnya para mantan kepala desa ini murni atas kesadaran mereka yang melihat pemilu kali ini ada tantangan tersendiri dari kekuatan rezim yang mengendors salah satu pasangan. Hal ini jelas mengindikasikan bahwa penguasa dalam pemilu mendatang membuat pemilu tidak netral, tutup Syuaib.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini