Ketua Perkumpulan Masyarakat Barang, Happy Trenggono (ketiga dari kiri) menyambut baik keberadaan proyek strategis nasional Kawasan Industri Terpadu Batang. Foto Herman Effendi / Eksposisi News

Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB) merupakan salah satu proyek strategis nasional seluas sekitar 4.000  hektare. Separuh lebih area tersebut ditargetkan akan selesai dibangun pada 2024 mendatang. Berlokasi di Desa Ketanggan, Kecamatan Gringsing, Kabupaten Batang, KITB diharapkan akan menjadi magnet untuk menarik para investor, baik dari dalam maupun luar negeri. Saat ini, terdapat 118 kawasan industri dimana KITB akan menjadi kawasan industri ke 119.

Pengusaha kelapa sawit nasional dan juga tokoh masyarakat Batang, Heppy Trenggono menyambut baik adanya proyek strategis nasional ini. Sebagai Ketua Umum Perkumpulan Masyarakat Batang, Heppy menilai saat ini merupakan momentum yang tidak bisa disia-siakan oleh masyarakat Batang untuk dapat meningkatkan taraf ekonominya.

Berbicara dihadapan sejumlah tokoh dan pemuda pada Minggu (15/10/2023), Heppy menegaskan bahwa untuk dapat memanfaatkan kesempatan serta peluang yang ada, masyarakat harus di edukasi. Dengan demikian, kita harapkan ke depan masyarakat sangat diuntungkan dengan adanya pengembangan Kawasan Industri Terpadu Batang ini”.

“Dalam hal ini Perkumpulan masyarakat Batang (PMB) siap berdiri di depan dan bergandengan bersama masyarakat Batang dalam menangkap peluang usaha atau peluang ekonomi yang muncul akibat adanya KITB tersebut,” tambah Heppy.

Fatchullah Akbar, salah satu pemuda Batang turut menyambut baik keinginan Perkumpulan Masyarakat Batang dalam melakukan edukasi pada masyarakat. “Kami siap bergandengan bersama PMB untuk kemajuan masyarakat Batang ke depan.”

KITB memiliki peran strategis yang signifikan. Berada di poros jalur pantai utara pulau Jawa, Pantura – kawasan ini dapat menjadi titik suplai dari koridor Serang Banten hingga Banyuwangi di Jawa Timur. Konsep KITB nantinya terintegrasi dengan perumahan buruh, pendidikan, layanan kesehatan serta sebagai titik rantai suplai antar pabrik.

Keberadaan KITB menjadi solusi dari keluhan para investor mengenai harga lahan dan fasilitas pendukungnya. Ibarat bunga, KITB akan menjadi bunga mekar yang siap dihinggapi oleh lebah yang akan menghasilkan madu.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini