Pameran Virtual

EKSPOSISI NEWS, Jakarta – Pada masa pandemi Corona ini, salah satu kegiatan yang bisa dikatakan terhenti adalah pameran-pameran yang biasanya digelar oleh sejumlah penyelenggara. Hal ini menjadi tantangan tersendiri, tak terkecuali bagi Krista Exhibitions, penyelenggara pameran papan atas.

Menyikapi hal ini, Krista Exhibitions berinovasi dengan menyelenggarakan pameran secara virtual. Dalam pameran ini, eksbitor akan memamerkan produk-produknya pada sebuah kanal yang dibuat oleh Krista Exhibitions. Para pengunjung sendiri akan masuk ke website dan menjelajah pada laman-laman eksibisi.

Keunggulan dari pameran virtual, adalah jumlah eksibitor yang bisa tampil jauh lebih banyak dan produknya bisa lebih beragam. Sementara pengunjung juga tak terbatasi oleh faktor geografis, hal ini membuka kesempatan sebuah pameran virtual akan mendapat pengunjung secara global. Tentu saja ini menjadi nilai tambah bagi pameran virtual dimana peluang mendapat eksposure akan jauh lebih besar.

Menurut Daud Salim, CEO Krista Exhibitions, bahwa kegiatan Krista Exhibitions Virtual Expo 2020 menghadirkan sensasi dan pengalaman baru yang menarik bagi pengunjung untuk menikmati pameran secara virtual, tanpa terkendala waktu dan jarak, lengkap dengan konsep design booth virtual 3D. Pengunjung tetap dapat merasakan sensasi kegiatan pameran offline karena pengunjung pameran (visitor) dapat berinteraksi dengan peserta pameran (exhibitor) dan pengunjung dapat menikmati berbagai acara di panggung utama, Conference Room, Stan pameran dan kelas workshop seperti Cooking Demo, Baking Demo, Wine Competition maupun Sesi Seminar dan lainnya.

Salim berharap lewat penyelenggaraan pameran ini bisa memberikan wawasan yang lebih luas lagi kepada para masyarakat, khususnya para pelaku usaha agar bisa mengembangkan kembali bisnis yang dijalani selama pandemi. Selain itu pameran virtual internasional sekaligus membentuk jaringan pemasaran dan mendorong pelaku usaha untuk menghasilkan produk-produk yang berkualitas dan berkompeten sehingga mampu bersaing dengan produk luar negeri.

Tidak tanggung-tanggung, pada penyelenggaraan kali ini, Krista Exhibition menggelar pameran virtual bertaraf internasional dengan total lima sektor industri sekaligus, yaitu Eastfood Indonesia Virtual Expo, Virtual Jamu Herbal Expo, Virtual Seafood Show, Virtual Refritech Expo & Indo Licensing Virtual Expo 2020. Kegiatan ini dibuka secara resmi pada Selasa (08/12/2020) yang kemudian dapat diakses oleh publik melalui virtual platform hingga 13 Desember nanti.

Sebanyak 200 peserta, baik dari lokal maupun internasional berpartisipasi, secara khusus juga terdapat lebih dari 30 UMKM yang ikut mempromosikan produknya. Diantaranya pelaku usaha seperti: Catering & Catering Maskapai, Hotel, Restoran, Bar & Café, Bakery ,Toko Kue, Hypermarket, Supermarket, Classic Store, Mini Market, Pasar Tradisional, E-Commerce, E- Retailer, Toko Online, Market Place, Blogger Makanan, Produsen Makanan , Produsen Perikanan, Distributor, Importir & Eksportir, Perusahaan Dagang. Selain itu juga para Investor, Konsultan F & B, Lembaga pendidikan Kuliner, Lembaga Penelitian Swasta, Kantor Pemerintah dan perwakilan asing juga terlibat didalamnya.

Sejumlah perwakilan asing yang menjadi peserta Pameran Virtual Krista Exhibition 2020 diantaranya adalah KBRI Tiongkok, India, Bahrain, Norwegia dan Uzbhekiztan. Dan juga bekerja sama dengan Perwakilan Negara di dunia untuk Indonesia di antara lain : Kedutaan Qatar, Belgia, Maroko, Sri Langka dan Polandia.

Sementara sejumlah asosiasi industri juga meramaikan kegiatan ini, seperti Gabungan Pengusaha Jamu dan Obat Indonesia (GP JAMU) , Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman Seluruh Indonesia (GAPMMI) , Asosiasi Pengusaha Pengolahan dan Pemasaran Produk Perikanan Indonesia (AP5I), Asosiasi Rantai Pendingin Indonesia (ARPI) ,Asosiasi Lisensi Indonesia (ASENSI) dan juga Asosiasi pendukung lainnya yakni Asosiasi Hotel & Restoran Indonesia, Asosiasi Chef Indonesia, Asosiasi Pedagang Ritel Indonesia, Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi.

Selanjutnya, Asosiasi Eksekutif Makanan & Minuman Indonesia, Asosiasi Kopi Spesial Indonesia, Asosiasi Eksportir Kopi Indonesia, Asosiasi Eksportir dan Industri Kopi Indonesia, Asosiasi Sommelier Indonesia, Asosiasi Roti Indonesia, Aliansi Kue Indonesia, Asosiasi Profesional Kuliner, dan Asosiasi Penyelenggara Pameran & Konvensi Indonesia.

Pemerintah sendiri mendukung kegiatan inovatif ini sebagaimana diberikan oleh sejumlah kementrian dan badan pemerintah. Sejumlah instansi tersebut adalah Kementerian Perindustrian Republik Indonesia, Kementerian Perdagangan Republik Indonesia,Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia, Kementerian Koperasi Usaha Kecil & Menengah Republik Indonesia, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT).

Selain pameran, juga dilakukan sejumlah kegiatan penunjang seperti diskusi dan seminar. Tak kurang 65 agenda menarik dengan 139 pembicara yang menjadi pengisi acara di Krista Exhibitions Virtual Expo 2020.

Seminar dan diskusi tersebut diantaranya yang diselenggarakan oleh Gabungan Pengusaha Jamu Indonesia bersama dengan perwakilan Negara Indonesia di luar negeri seperti KBRI New Delhi, Tiongkok & Mongolia dan Brasil, dengan topik “Investasi Industri dan Kebangkitan kembali Pariwisata dan Ekspor Indonesia dengan dukungan dari Jamu, Suplemen Kesehatan, Rempah – Rempah, Kosmetik, Spa & Aromaterapi Indonesia”

Kemudian ada seminar menarik dari Yayasan Budi Andika dengan topik “The Art of Spices & Herbs in Health & Beauty Products”. Juga seminar dari Asosiasi Sarang Burung Walet dengan topik “Mengenal Lebih Tentang Sarang Burung Walet”.

Di bidang Rantai Pendingin , pengunjung dapat menikmati seminar dari Asosiasi Rantai Pendingin Indonesia (ARPI) dengan topik menarik “Cold Chain Solution : Survive in Pandemic Situation with Saving Energy”.

Pada bidang Industry makanan, para pengunjung juga dapat menyaksikan antara lain demo memasak oleh para Chef handal seperti Chef Vindex, Chef William Wongso dan demo membuat kue oleh Chef Yongki Gunawan, Ny. Liem.

Digelar juga kompetisi wine, yang diselenggarakan oleh ISA.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here