Tunjangan Pengangguran
Eksposisinews – Jumlah pengajuan baru atas klaim tunjangan pengangguran AS turun menurun di bawah 500.000 selama satu minggu terakhir. Meski demikian jumlah pengangguran di awal Mei membengkak, yang bisa saja merusak ekspektasi percepatan pertumbuhan kerja dalam ini bulan.

Namun, data lain pada Kamis menunjukkan jumlah lapangan kerja pabrik di kawasan Atlantik tengah turun pada Mei. Tetapi bisnis di wilayah yang mencakup Pennsylvania bagian timur, New Jersey bagian selatan, dan Delaware meningkatkan jam kerja karyawan, yang menunjukkan adanya masalah dalam mencari pekerja. Kelangkaan tenaga kerja dan bahan mentah tampaknya menjadi penyebab perlambatan yang signifikan dalam laju pertumbuhan output di pabrik-pabrik di kawasan itu untuk bulan ini.

Kendala pasokan ini berimbas pada tertahannya permintaan, ini tak lepas karena kembali dibukanya aktifitas ekonomi AS setelah selama lebih dari setahun terganggu oleh pandemi COVID-19.

Klaim awal tunjangan pengangguran negara bagian turun 34.000 menjadi 444.000 yang disesuaikan secara musiman untuk pekan hingga 15 Mei, data Departemen Tenaga Kerja AS pada Kamis, menunjukkan. Angka itu merupakan yang terendah sejak pertengahan Maret 2020 dan menahan klaim di bawah 500.000 selama dua minggu berturut-turut.

Dalam survei Reuters, para ekonom memperkirakan sebanyak 450.000 pengajuan untuk pekan terakhir. Klaim tetap jauh di atas kisaran 200.000 hingga 250.000 yang dipandang konsisten dengan kondisi pasar tenaga kerja yang sehat. Angka ini pun telah turun dari rekor 6,149 juta pada awal April 2020.

Tunjangan Pengangguran

Pengajuan berpeluang terus mengalami penurunan dalam minggu-minggu mendatang setelah gubernur Republikan, di setidaknya 21 negara bagian, mengumumkan mereka akan menarik diri bulan depan dari program pengangguran yang didanai oleh pemerintah federal. Ini termasuk subsidi mingguan $300, yang menurut bisnis mendorong pengangguran untuk tinggal di rumah alih-alih mencari pekerjaan.

Dari pabrik hingga restoran dan bar, para pengusaha berebut mencari pekerja, bahkan hampir 10 juta orang Amerika secara resmi menganggur. Peningkatan tunjangan pengangguran yang diberikan ini melebihi dari kebanyakan pekerjaan yang membayar upah minimum, yang berkisar dari $ 7,25 per jam hingga setinggi $ 15.

Data klaim termasuk periode selama pemerintah mensurvei perusahaan untuk komponen nonfarm payrolls untuk laporan ketenagakerjaan bulan Mei. Pada bulan April, sebanyak 266.000 lapangan pekerjaan yang tercipta setelah perekonomian AS menambahkan 770.000 di bulan Maret.

Untuk mendapatkan gambaran yang lebih baik tentang bagaimana perekrutan efektif di bulan Mei, para ekonom akan menunggu data minggu depan tentang jumlah orang yang terus menerima tunjangan setelah klaim tunjangan pengangguran pertama. Data yang disebut dengan klaim tunjangan lanjutan ini memang biasanya memiliki jeda satu minggu dari klaim tunjangan awal.

Sementara itu, klaim tunjangan pengangguran lanjutan meningkat 111.000 menjadi 3,751 juta selama pekan hingga 8 Mei. Ada sekitar 16 juta orang yang mendapatkan tunjangan pengangguran di bawah semua program pada 1 Mei.

Dengan lebih dari sepertiga populasi divaksinasi, pembatasan aktifitas pada bisnis industri jasa dicabut. Perekonomian juga didukung oleh bantuan pandemi hampir $6 triliun yang diberikan oleh pemerintah selama setahun terakhir.

Dalam laporan terpisah pada hari Kamis, Fed Philadelphia mengatakan indeks aktivitas bisnisnya turun menjadi 31,5 bulan ini dari 50,2 pada bulan April. Angka di atas nol menunjukkan pertumbuhan di sektor manufaktur kawasan Atlantik tengah.

Indeks pesanan baru yang diterima oleh pabrik tumbuh lebih lambat di bulan Mei dibandingkan dengan bulan April seperti halnya pengiriman. Tapi catatan pesanan yang belum terpenuhi terus menumpuk, ini membuktikan terjadi hambatan dalam pasokan. Indeks survei pekerjaan pabrik turun menjadi 19,3 dari 30,8 di bulan April. Indeks kerja rata-rata selama seminggu melonjak enam poin menjadi 35,5.

Meskipun ada hambatan dalam rantai pasokan, perekonomian terus maju. Laporan ketiga dari Conference Board menunjukkan indeks aktivitas ekonomi di masa depan melonjak di atas level pra-pandemi pada bulan April.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here