Harga emas diperkirakan akan mencatat kenaikannya dalam kinerja sepekan pada hari Jumat untuk kenaikan mingguan ketiga dalam empat. Dorongan kenaikan sejauh ini didominasi sentiment geopolitik perang di Ukraina. Tidak ada kemajuan berarti dalam pembicaraan damai Rusia-Ukraina sehingga membuat aksi beli emas sebagai asset safe-haven terus naik. Kenaikan harga emas dibayangi dengan lonjakan imbal hasil AS di tengah kekhawatiran tindakan pengetatan agresif sehingga naiknya harga bisa terbatasi.

Pada perdagangan emas di pasar spot, harga emas naik 0,2% ke $1,961,99 per troy ons, pada 10:32 WIB. Harga mendekati level tertinggi lebih dari satu minggu di sesi sebelumnya, dan mencatat kenaikan sebesar hampir 2% sejauh minggu ini. Sementara dalam perdagangan di bursa berjangka AS harga emas masih datar-datar  di $1.963,40. Harga emas di pasar spot terlihat siap menguji level resistensi di $1.967 per ounce.

Awalnya, banyak harapan mengemuka pada perundingan Rusia – Ukraina, namun hingga satu bulan invasi ini dilakukan, belum ada juga titik terang. Para pemimpin Barat justru menumpuk bantuan militer dan kemanusiaan untuk Ukraina pada hari Kamis dan mengecam invasi Moskow ke tetangganya sebagai “barbarisme” ketika ribuan orang di kota-kota terkepung terlindung di bawah tanah dari pemboman Rusia.

Sementara itu, ada lonjakan imbal hasil obligasi AS dan kenaikan suku bunga The Fed, yang kini mulai  terlihat agak agresif. Hal ini membeni harga emas untuk dapat menguat secara tajam. Sebagaimana diketahui bahwa Federal Reserve AS menaikkan biaya pinjaman sebesar 25 basis poin pada 16 Maret, dan sejak itu pembuat kebijakan bank sentral terkemuka telah mengisyaratkan pendekatan yang lebih agresif terhadap pengetatan kebijakan moneter tahun ini untuk melawan kenaikan inflasi. Yield Obligasi AS tenor 10-tahun A.S. tetap mendekati level tertinggi 2019. Hasil dan suku bunga yang lebih tinggi mengurangi biaya peluang memegang emas batangan yang tidak membayar.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini