Jo Swabra sosok anak muda Papua yang inspiratif. Ia pengalaman bekerja, baik di dalam maupun luar negeri. Antara lain, penyiar RRI Biak, aupair/exchange program Indonesia Belanda 2018, manager Kahiyang Coffee Ubud Bali, manager Gluten Free Kitchen Café, manager Luv Brownies Ubud, dan sekarang menjadi manager di Pondok Apung Tomarokai-PAT Resto Sentani-Jayapura. Ia belajar pada Pak Andi Yosep Enoch, ownernya, yang sekarang menjabat Kapolres di Polres Biak Numfor Papua, bagaimana jadi sosok anak muda Papua yang harus punya mimpi yang besar untuk kemajuan anak-anak Papua

Jo Swabra menjadi pengurus bimbingan belajar (bimbel) Wawasya Padwa English Course di Biak dengan mengajar dan juga cari sponsor. Setiap bulan ia harus berkunjung ke daerahnya untuk memastikan bimbel yang didirikannya berjalan baik dan lancar demi menyiapkan generasi muda Papua yang siap dan mandiri

Jo Swabra Bikin Bimbel Siapkan Generasi Muda Papua Mandiri 1

“Berawal dari sosmed dimana saya dapat info dari seorang teman tentang latar belakang owner saya yang sangat aktif dalam kegiatan peningkatan SDM Papua khususnya di rumah belajar dan kebetulan saya sendiri memiliki bimbingan belajar dan saya foundernya, “ kata Jo Swabra menuturkan awal dirinya menjadi manager di Pondok Apung Tomarokai-PAT Resto Sentani-Jayapura, Jumat (4/6/2021).

Lebih lanjut, lelaki bernama lengkap Yoel Swabra biasa dipanggil Jo, asal Kampung Padwa Biak Papua itu menerangkan owner saya yang sangat aktif dalam kegiatan peningkatan SDM Papua khususnya di rumah belajar. “Pak Andi Yosep Enoch, owner saya, beliau sekarang menjabat Kapolres di Polres Biak Numfor Papua, “ terang anak dari pasangan Hengki Swabra dan Susana Swabra (alm).

Jo Swabra Bikin Bimbel Siapkan Generasi Muda Papua Mandiri 2

“Beliau adalah salah satu putra Papua terbaik yang sangat menginspirasi. Dari beliau saya belajar banyak bagaimana jadi sosok anak muda Papua yang harus punya mimpi yang besar untuk kemajuan anak-anak Papua, “ imbuhnya penuh kepercayaan diri.

Bagi Jo Swabra, bekerja bukan hanya mengejar uang atau pendapatan. “Tapi bagaimana bisa mempertanggung jawabkan uang itu dengan bukti kerja yang baik dan benar sesuai prosedur perusahaan tempat saya bekerja, “ Jo Swabra menegaskan.

Jo Swabra Bikin Bimbel Siapkan Generasi Muda Papua Mandiri 3

Setiap pekerjaan tentu ada suka dukanya. Begitu juga menjadi manager. “Saya baru bergabung so hanya lebih ke mempelajari karakter tiap anak buah – anak buah saya sejauh ini!” bebernya.

Jo Swabra menyampaikan pengalaman bekerja di resto pondok Apung Tomarokai-PAT Doyo Lama Sentani bisa bertemu dengan teman-teman dari berbagai daerah di Indonesia, yang tentunya dalam satu team work. Kadang olahraga bersama dan juga main bersama tanpa membedakan satu sama lain.

“Pengalaman paling berkesan di resto pondok Apung Tomarokai-PAT Doyo Lama Sentani saya dapat berjumpa dengan Komandan Skadron Udara 27 Letkol Pnb Yoga Wiwit Retnanto,ST dan all Crew saat berkunjung ke Resto, “ ungkapnya mantap.

Jo Swabra Bikin Bimbel Siapkan Generasi Muda Papua Mandiri 4

Pendapat Jo Swabra mengenai perkembangan resto sekarang ini sangat luar biasa. “Walaupun kami baru soft opening, tapi pengunjungnya sangat banyak karena konsep resto yang berbeda yaitu resto apung dan berlayar di danau Sentani Jayapura!” paparnya.

Harapan Jo Swabra ke depan mengenai Resto Sentani, semoga resto ini bisa menjadi tempat yang mengedukasi dan juga menjadi tempat dimana dapat berdayakan masyarakat sekitar dalam meningkatkan pendapatan ekonomi keluarga dengan bekerja disini.

“Harapan saya semoga bergabung di Pondok Apung Tomarokai-PAT Resto Sentani-Jayapura menjadi kesempatan dimana saya boleh dapat berbagi pengalaman saya kepada adik-adik atau semua karyawan saya di PAT Resto, “ harapannya.

Selain menjadi manager, Jo Swabra juga menjadi pengurus bimbingan belajar (bimbel) Wawasya Padwa English Course di Biak dengan mengajar dan juga cari sponsor. “Setiap bulan saya harus berkunjung ke daerah saya untuk memastikan bimbel saya berjalan baik dan lancar demi menyiapkan generasi muda Papua yang siap dan mandiri, “ ujarnya.

Pengalaman Jo Swabra dalam menghadapi Pandemi Covid-19. “tetap disiplin dalam menjalankan prokes karena itu satu cara terbaik untuk bisa terhindar dari virus Covid19, “ tegasnya.

Harapan Jo Swabra ke depan paska Pandemi Covid-19. “Semoga virus ini cepat berlalu agar masyarakat Indonesia bisa kembali beraktivitas normal seperti sebelumnya, “ tandasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here