Inflasi

Eksposisi – Inflasi Inggris menyentuh level tertingginya di lebih dari sembilan tahun terakhir di bulan lalu setelah lonjakan bulanan terbesar dalam laju tahunan setidaknya dalam 24 tahun. Kenaikan ini diyakini karena satu dorongan yang mencerminkan skema “Eat Out to Help Out” yang mendorong turunnya harga makanan di restoran tahun lalu.

Harga konsumen Inggris naik 3,2% pada basis tahunan di bulan lalu setelah kenaikan 2,0% pada Juli, laju inflasi tertinggi sejak Maret 2012, kata Kantor Statistik Nasional.

Kenaikan 1,2 persentase poin pada tingkat tahunan dalam waktu satu bulan ini menandai peningkatan paling tajam sejak pencatatan terperinci dimulai pada tahun 1997. Dalam jajak pendapat Reuters ekonom menunjukkan inflasi berada di angka 2,9% untuk Agustus.

Inflasi Tahunan Inggris

“Sebagian besar (kenaikan) ini kemungkinan bersifat sementara karena tahun lalu harga di restoran dan kafe turun secara substansial karena skema ‘Eat Ot to Help Out’, sementara tahun ini harga naik,” kata ahli statistik ONS Jonathan Athow.

Pada Agustus 2020, pemerintah menawarkan diskon 50% kepada pengunjung hingga 10 pound ($13,82) per kepala untuk makanan antara Senin dan Rabu untuk memulai ekonomi dan mendorong kembali masyarakat untuk membelanjakan uang setelah penguncian pandemi.

Harga restoran mewakili lebih dari setengah kenaikan 1,2 persentase poin dalam inflasi utama bulan lalu.

Namun, kenaikan inflasi yang lebih tajam dari perkiraan ini akan menjadi perhatian pembuat kebijakan Bank of England yang mempertimbangkan apakah akan mengakhiri lebih awal rencana stimulus yang diluncurkan pada puncak pandemi COVID-19 tahun lalu.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here