Sudah tiga minggu sejak peristiwa serangan Hamas ke Israel pada 7 Oktober silam, mengakibatkan kematian sekitar lebih dari 7000 jiwa. Menurut Direktur Pelaksana Dana Moneter Internasional (IMF) Kristalina Georgieva, konflik Israel-Hamas kemungkinan besar akan berdampak negatif terhadap perekonomian negara-negara Timur Tengah lainnya, termasuk Mesir, Lebanon, dan Yordania.

Kepada CNN, Georgieva menyebutkan bahwa dampaknya sudah terlihat, dengan potensi dampak terhadap pariwisata, biaya yang lebih tinggi untuk menjamin pergerakan barang, dan meningkatnya kehati-hatian investor di wilayah tersebut. IMF mengatakan ada juga risiko munculnya lebih banyak pengungsi di negara-negara yang sudah menampung sejumlah besar pengungsi.

Pasukan Pertahanan Israel (IDF) saat ini berusaha melakukan serangan balik ke Gaza untuk malam kedua berturut-turut, seperti yang dilaporkan oleh akun resmi X IDF pada hari Jumat (27/10/2023), sebagai bagian dari persiapan mereka untuk fase konflik berikutnya dengan Hamas.

The Wall Street Journal, menyatakan bahwa Israel dilaporkan setuju untuk menunda sementara invasi darat ke Gaza atas permintaan AS. Penundaan ini dimaksudkan agar AS dapat mengerahkan pertahanan udaranya untuk melindungi pasukan Amerika di wilayah tersebut.

AS sendiri melakukan serangan terhadap dua pangkalan di Suriah timur pada Kamis malam, yang diyakini digunakan oleh kelompok yang didukung Iran. Hal ini menandai respons ofensif militer pertama AS terhadap serangkaian serangan drone dan roket terhadap pasukan yang ditempatkan di Irak dan Suriah, menurut Pentagon.

Sentimen risiko kembali pulih menjelang pembukaan pasar di hari Jumat, karena para pedagang menyambut baik laporan indeks harga Pengeluaran Konsumsi Pribadi (PCE) yang relatif baik, yang memperkuat ekspektasi tidak adanya kenaikan suku bunga Fed lebih lanjut, setidaknya untuk saat ini. Indek berjangka S&P 500 naik 0,4%, dan Nasdaq 100 naik 0,9%. Hal ini memicu optimisme untuk sesi perdagangan yang positif. Bunga Obligasi sendiri stabil, sementara indeks dolar AS turun 0,1%.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini