Harga minyak stabil pada hari Kamis setelah turun tajam pada perdagangan kemarin atas meredanya kekhawatiran mengenai gangguan pengiriman di sepanjang rute Laut Merah di tengah meningkatnya ketegangan di Timur Tengah.

Minyak mentah berjangka Brent naik tipis 10 sen menjadi $79,75 per barel, sementara minyak mentah berjangka WTI turun 5 sen di harga $74,06 per barel. Harga minyak mentah turun hampir 2% pada hari Rabu karena perusahaan-perusahaan pelayaran besar mulai kembali ke Laut Merah.

Kekhawatiran pengiriman di Laut Merah telah mereda, meski kekhawatiran ketegangan di Timur Tengah terus berlanjut, terutama tentang keterlibatan Iran di wilayah tersebut, membuat sulit untuk menjual lebih lanjut,” kata Hiroyuki Kikukawa, presiden NS Trading.

Perusahaan pelayaran Denmark, Maersk, mengatakan bahwa mereka telah menjadwalkan beberapa lusin kapal kontainer untuk melakukan perjalanan melalui Terusan Suez dan Laut Merah dalam beberapa minggu kedepan setelah menghentikan sementara rute-rute tersebut pada bulan ini menyusul serangan yang dilakukan oleh milisi Houthi yang didukung oleh Iran di Yaman.

Namun, kemungkinan serangan militer Israel yang berkepanjangan di Gaza dan meluasnya konflik ke serangan-serangan terhadap kapal-kapal di Laut Merah masih menjadi pendorong utama sentimen pasar.

Pasukan Israel menggempur Gaza tengah melalui darat, laut, dan udara pada hari Rabu, sehari setelah kepala staf Israel, Herzi Halevi, mengatakan kepada para wartawan bahwa perang akan berlangsung “selama berbulan-bulan”.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini