Harga emas naik tipis pada perdagangan di hari Senin (18/12/2023), bertahan kuat di atas angka US$2.000 seiring pelemahan dolar sementara imbal hasil obligasi pemerintah meningkat. Harga emas untuk kontrak pengiriman bulan Februari terakhir terlihat naik $4,80 menjadi $2.040,50 per troy ons.

Harga emas ini turun dari rekor tertinggi sebesar $2.809.70 yang tercatat pada awal bulan dan sempat turun kembali di bawah angka $2.000 pada minggu lalu setelah Ketua Federal Reserve Jerome Powell mengatakan bank sentral dapat mulai menurunkan suku bunganya tahun depan. hanya untuk dibantah oleh anggota komite kebijakan bank sentral lainnya.

Harga emas menutup perdagangan di minggu ini dengan lebih tinggi dan terus bertahan di atas $2000 menimbulkan pertanyaan apakah reli Santa bisa terjadi. Sementara Dolar AS yang melemah, membuat logam tersebut lebih terjangkau bagi pembeli internasional. Indeks dolar ICE terakhir terlihat turun 0,01 poin menjadi 102,54.

Imbal hasil Treasury lebih tinggi, meningkatkan biaya kepemilikan emas. Surat utang AS bertenor dua tahun terakhir terlihat membayar 4,472%, naik 3,7 basis poin, sedangkan imbal hasil obligasi 10 tahun naik 4,9 basis poin menjadi 3,963%

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini