Bitcoin, Tesla dan Kenaikan Harga Emas

Eksposisi News – Pasar terpesona dengan langkah investasi yang dilakukan oleh Tesla ke Bitcoin (BTC). Hal ini mendorong kenaikan harga BTC/USD menjadi $ 48.000. Alhasil Dolar AS berada pada jalur penurunan di samping imbal hasil Obligasi AS membuat harga emas melonjak.

Disisi lain, risk-on yang muncul atas spekulasi bahwa stimulus fiskal AS masih terus berlanjut dan mendorong bursa saham naik serta menjadi pijakan harga emas bergerak lebih tinggi. Pelaku pasar sendiri masih menantikan sejumlah data ekonomi terkini dan juga proses vaksinasi diberbagai belahan dunia.

Tesla, selaku pembuat kendaraan listrik terkemuka dunia, telah mendorong Bitcoin ke harga di atas $ 48.000 paska mengumumkan investasi sebesar $ 1,5 miliar dalam cryptocurrency. Perusahaan yang digawangi oleh Elon Musk ini juga akan menerima BTC dalam kondisi tertentu. Miliarder tersebut juga telah menggembar-gemborkan dalam beberapa minggu terakhir ini soal Dogecoin. Spekulasi beredar bahwa perusahaan tersebut akan akan mengikuti jejak Tesla.

Pada perdagangan di Obligasi AS telah menarik minat baru investor setelah jatuh sebelumnya. Penurunan imbal hasil hasil telah membebani dolar AS. Greenback kembali ke status safe-haven dan optimisme – seperti yang terlihat dalam rekor baru saham AS – mendorong mata uang cadangan dunia ini bergerak lebih rendah. Pada perdagangan EUR /USD misalnya telah naik menuju 1,21 dan GBP / USD naik ke 1,38.

Dolar juga terbebani dengan perkembangan program kebijakan stimulus  Presiden AS Joe Biden . Sebagaimana dikabarkan, Partai pengusung Presiden terus membahas rincian rencana bantuan fiskal yang rencananya akan disahkan pada bulan Februari ini. Kaum moderat dan liberal di partai yang berkuasa tersebut memang berselisih tentang kelayakan untuk mendapatkan cek senilai $ 1.400 bagi orang Amerika, sesuatu yang akan sulit untuk dibuat pengesahannya.

Perhatian politik kini diarahkan ke sidang pemakzulan mantan Presiden Donald Trump yang dimulai pada hari Selasa. Para investor mengincar harga akhir untuk dorongan stimulus – yang mungkin mencapai $ 1,9 triliun. Di awal bulan, dolar menguat sebagai respons terhadap prospek pengeluaran yang lebih tinggi.

Dari perkembangan vaksinasi, Uni Eropa melakukan tekanan penuh dalam vaksinasi baru setelah menerima dosis dari AstraZeneca. Namun demikian, suntikan perusahaan asal Inggris-Swedia itu gagal terbukti efisien melawan varian virus korona Afrika Selatan. Sementara Inggris dan AS terus mendorong imunisasi dengan kekuatan penuh.

Harga emas memperpanjang pemulihannya dari posisi terendah dalam dua bulan ini di $ 1785, untuk ketiga harinya berturut-turut dalam perdagangan di hari Selasa (09/02/2021), didukung oleh kebangkitan perdagangan yang reflektif di tengah meningkatnya optimisme pada berlalunya paket stimulus $ 1,9 triliun di Kongres AS.

Perdagangan reflektif meningkatkan lindung nilai inflasi sehingga membebani dolar AS yang merupakan asset safe haven, tempat berlindung. Greenback juga semakin menderita, setelah investor meragukan reli baru-baru ini yang didorong oleh optimisme ekonomi AS. Reli Bitcoin yang terjadi paska berita investasi senilai $ 1,5 miliar oleh Tesla semakin melengkapi tekanan sakit pada Dolar AS. Pada akhirnya, variasi sentiment ini menawarkan angin tambahan bagi laju pemulihan emas yang kini tengah bullish kembali.

Dikabarkan bahwa prospek stimulus fiskal AS dalam jumlah yang lebih besar dan kebijakan moneter ultra rendah dari Federal Reserver yang berkelanjutan, akan membuat harga emas tetap naik. Pasar memang menantikan pembaharuan pada bagian depan stimulus di tengah kurangnya data ekonomi AS yang relevan sebagaimana dijadwalkan. Meskipun lonjakan imbal hasil Treasury AS di tengah meningkatnya ekspektasi inflasi AS kemungkinan dapat membatasi kenaikan harga emas saat ini.

Harga emas tengah menuju level psikologis keatas di $1850. Konfirmasi kenaikan setidaknya akan terjaga jika harga mampu bertahan di atas $1840 dalam perdagangan saat ini. Target berikutnya yang relevan adalah di $ 1875 sebagai posisi harga tertinggi di bulan Januari, untuk itu pasar berharap akan lebih banyak pembeli masuk.

Di sisi lain, tekanan harga ke $ 1834 akan mengekspos koreksi ke $ 1814. Bahkan bila cukup kuat, akan mencoba untuk kembali ke kisaran harga $ 1792 sebagai pilihan terakhir bagi para pembeli emas.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here