Harga Barang di AS tertinggi 13 tahun ini - eksposisi news
A woman shops at a Walmart Supercenter store in Rosemead, California on May 23, 2019. - Walmart has said it will raise prices as a result of the Trump administration's tariffs on Chinese-made goods as the trade war is about to take a bite into the retail sector affecting consumers shopping at stores like Walmart, Target and Macy's. (Photo by Frederic J. BROWN / AFP) (Photo credit should read FREDERIC J. BROWN/AFP/Getty Images)

Eksposisi News, Banyuwangi – Harga barang di tingkat konsumen Amerika Serikat (AS) naik paling tinggi dalam 13 tahun pada bulan Juni di tengah kendala pasokan dan kenaikan yang terjadi dalam biaya di sektor jasa terkait travelling dari tingkat yang tertekan pandemi saat pemulihan ekonomi

Kenaikan harga mobil dan truk bekas menyumbang lebih dari sepertiga dari lonjakan harga, sebagaimana dilaporan Departemen Tenaga Kerja AS pada hari Selasa (13/07/2021). Meski demikian, kenaikan inflasi ini diyakini hanya akan bersifat sementara saja, sebagaimana pandangan Gubernur Bank Sentral AS Jerome Powell sebelumnya.

Yield Obligasi AS sempat melonjak sebelum turun kembali karena investor menyimpulkan bahwa bank sentral AS kemungkinan akan mempertahankan sikap kebijakan moneter ultra-mudah untuk sementara waktu. Powell akan mempresentasikan Laporan Kebijakan Moneter setengah tahunan kepada Kongres AS pada hari Rabu.

Angka CPI bulan Juni terlihat menakutkan, tetapi sekali lagi, diyakini ini hanya sementara. Secara keseluruhan, laporan ini konsisten dengan inflasi yang mereda akhir tahun ini.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here