Eksposisinews – Dunia perfilman melahirkan sineas berbakat yang juga dekat anak-anak. Oleh karena itu, lagi-lagi Kemenparekraf kembali membiayai sineas berbakat Aditya Gumay untuk mempromosikan salah satu karya filmnya bertajuk ‘Bus Om Bebek’ setelah sempat vakum berkarya selama pandemi kurang lebih sekitar dua tahun lamanya.

Dana yang dikeluarkan Kemenparekraf untuk film ini tidak main-main, yaitu sebesar 1,5 milyar untuk kebutuhan promosi. Tentu harapannya adalah agar film ini bisa tersampaikan dengan baik kepada masyarakat luas berikut dengan pesan pesan dan edukasi yang ada di dalamnya.

Film Bus Om Bebek Obati Kerinduan Masyarakat Terhadap Film Anak-anak 1

Kabar baiknya, film ‘Bus Om Bebek’ akhirnya bisa segera tayang di Bulan Januari 2022 mendatang dan sudah memulai penayangan premiere-nya di Bulan November tepatnya hari ini tanggal 10 November 2021. Para tokoh ternama pun ikut hadir dalam acara nobar atau Gala Premiere Film Bus Om Bebek ini sebagai bentuk dukungan mereka terhadap hadirnya film anak Indonesia yang berkualitas.

Antusiasme masyarakat benar-benar meriah menyambut penayangan film ini karena Film Bus Om Bebek dianggap menjadi penawar rindu bagi masyarakat yang telah lama menantikan kehadiran tontonan yang berkualitas untuk anak-anak. Tontonan yang tidak hanya menghadirkan hiburan namun juga edukasi di dalam alur ceritanya.

Selain jalan cerita yang unik, film ini menarik karena diperankan oleh tokoh utama yang semuanya adalah anak-anak. Mereka adalah jebolan dari sanggar “Kawula Muda” di bawah didikan langsung Aditya Gumay.

Meski tokoh utama dalam film ini adalah anak-anak, namun penonton akan tetap bisa menikmati film ini karena akting para pemain yang begitu luwes dan menjiwai karakter yang

diperankannya Ditambah dengan akting yang luar biasa dari aktor aktor yang lebih senior seperti Ruben Onsu, Sarwendah, Aziz Gagap, dan Ricky Cuaca yang membuat para penonton ikut terbawa suasana. Hal ini sekaligus menjadi bukti bahwa sanggar “Kawula Muda” berhasil mencetak aktor dan aktris berbakat untuk mengisi layar perfilman Indonesia.

Dibalut dengan konsep drama musikal dan memiliki unsur komedi di dalamnya, film ini diharapkan mampu menjadi tontonan yang ditunggu-tunggu oleh seluruh anak dan

menjadi salah satu Film Keluarga terbaik di Indonesia. Terlebih menjelang akhir tahun, meskipun pemerintah meniadakan cuti bersama, namun anak anak tetap bisa menikmati liburan karena hadirnya Film berkualitas yang seru untuk ditonton bersama keluarga.

Aditya Gumay berharap, karyanya dapat menjadi obat dari kerinduan masyarakat akan hadirnya Film Anak Indonesia yang seru untuk ditonton anak-anak maupun orang dewasa

dan tetap memiliki nilai edukasi di dalamnya.

Debut pertama bagi Ozan Ruz yang diberi kepercayaan untuk mengurus segala jenis penyutradaraan dalam menerapkan treatment penyutradaraan yang tepat secara visual dan

adegan yang membuat film Bus Om Bebek ini menjadi tontonan yang menarik bagi anak – anak. Serupa, hal ini menjadi seperti pencapaian yang diharapkan sosok Aditya Gumay yang Ozan anggap sebagai guru.

“Kesempatan dan debut awal ini sangat berkesan bagi saya, selain tantangan menggarap film anak, namun kolaborasi bersama sosok guru yang sudah membuat saya mengenal dan mengasah kreativitas hingga terbentuk bakat yang saya miliki untuk menjadi seorang creator ini lahir dari sosok Aditya Gumay yang menjadi partner dan sekaligus executive producer di film Bus Om Bebek, “ ungkap Ozan Ruz.

Ozan Ruz menyampaikan. Bahwa ini sebuah kesempatan yang luar biasa yang sangat ia syukuri atas kepercayaan yang diberikan oleh sosok Aditya Gumay, agar dirinya dapat mengawali debut dalam menyutradarai film layar lebar. “Berawal dari film anak dengan makna sebuah langkah awal, menjadi awal dalam perjalanan untuk memiliki karya-karya film berikutnya, “ pungkas Ozan Ruz sumringah

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here