Ekonomi AS
Eksposisinews – Ledakan pertumbuhan menempatkan ekonomi AS hanya sedikit di bawah angka sebelum pandemi di kuartal pertama, seakan menggaungkan skenario pertumbuhan dalam mode pemulihan yang cepat tahun ini di mana konsumen berperan besar.

Produk domestik bruto, parameter terluas untuk barang dan jasa terluas di AS, tumbuh 6,4% pada tingkat tahunan dengan penyesuaian musiman pada Januari hingga Maret, Departemen Perdagangan Kamis melaporkan. Ini membuat ekonomi AS hanya 1% di bawah puncaknya, yang dicapai pada akhir 2019, tepat sebelum pandemi virus korona mencapai AS.

Banyak dari rumah tangga di AS diberikan vaksin dan dipersenjatai dengan uang stimulus federal senilai ratusan miliar dolar. Tak pelak, skenario mendorong lonjakan produksi pada kuartal pertama dengan melonjaknya belanja konsumen mulai dari mobil, sepeda, furnitur, dan barang mahal lainnya. Pemerintah federal juga meningkatkan pengeluaran, untuk vaksin dan bantuan untuk bisnis.

Ekonomi AS

Tepat setahun yang lalu, ekonomi AS mengalami kontraksi tajam. Output pada kuartal kedua turun dengan rekor tingkat tahunan sebesar 31,4%, dan tingkat pengangguran melonjak menjadi 14,8% pada April lalu, angka tertinggi terhitung sejak pasca-Perang Dunia II. Sepanjang tahun 2020, ekonomi AS mengalami kontraksi 2,4% jika dibandingkan dengan output kuartal keempat dengan tahun sebelumnya, penurunan pertama sejak krisis keuangan 2007-2009.

Namun, kongres AS bergerak cepat, dengan menyetujui beberapa paket dengan total bantuan sekitar $5 triliun untuk rumah tangga dan bisnis. Federal Reserve mendorong suku bunga acuan mendekati nol untuk menurunkan biaya pinjaman. Dan sejak akhir tahun lalu, puluhan juta rumah tangga AS telah menerima setidaknya satu suntikan vaksin Covid-19.

Ekonomi AS -

Alhasil, ekonom memastikan AS merupakan pemimpin pemulihan ekonomi global, pembalikan peran dari krisis 2008 ketika negara-negara seperti China dan Brasil memimpin sementara pemulihan AS justru tertinggal.

Selama tiga kuartal berturut-turut, ekonomi AS telah tumbuh dengan kuat. Tingkat pengangguran sejak itu turun menjadi 6% seiring dengan percepatan perekrutan. Pengajuan tunjangan pengangguran pekerja juga telah turun ke posisi terendah pandemi dalam beberapa pekan terakhir. Dengan laporan terbaru sebanyak 553.000 pengajuan, setelah penyesuaian secara musiman, untuk pekan hingga 24 April.

Musim semi ini pemerintah telah memberikan sebagian besar rumah tangga pembayaran stimulus $1.400, di atas dua upaya stimulus sebelumnya. Dana tunai itu, dan uang yang disimpan oleh rumah tangga dengan tidak bepergian dan makan di luar selama pandemi, telah memungkinkan setiap untuk membeli berbagai barang dan jasa.

Timbul masalah baru, dengan meningkatnya belanja konsumen sebagai pendorong permintaan ekonomi terbesar di AS, akan membuat gagal pasokan untuk memenuhi permintaan.

PR besar lagi bagi pemerintah AS.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here