Gubernur Bank Sentral Australia

EKSPOSISI, Jakarta – Dolar Australia akhirnya tergelincir setelah RBA memutuskan untuk membiarkan suku bunga tidak berubah di 4,10%. Keputusan ini berbeda dengan ekspektasi pasar yang meyakini bahwa RBA akan menaikkan suku bunganya menjadi 4.35%.

RBA mengutip angka IHK triwulanan untuk memperkirakan tekanan inflasi selanjutnya. Dalam pernyataan yang menyertainya, Gubernur Lowe mengatakan, “Beberapa pengetatan kebijakan moneter lebih lanjut mungkin diperlukan untuk memastikan bahwa inflasi kembali ke target dalam jangka waktu yang masuk akal, tetapi itu akan bergantung pada data dan penilaian risiko yang berkembang.”

Mengenai inflasi, RBA mencatat bahwa “Inflasi di Australia menurun tetapi masih terlalu tinggi di angka 6 persen.”

IHK utama kuartal-ke-kuartal Juni sebagaimana dikutip RBA adalah 0,8% yang berada di bawah 1,0% yang diantisipasi dan 1,4% sebelumnya. Ukuran yang disukai RBA untuk IHK rata-rata terpangkas adalah 5,9% tahun-ke-tahun hingga akhir Juni yang juga kurang dari perkiraan 6,0% dan 6,6% sebelumnya. Pembacaan IHK kuartal-ke-kuartal yang terpangkas sebesar 1,0% berada di bawah perkiraan 1,1% dan 1,2% untuk Q1.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini