Bursa saham di Asia sebagian besar berakhir lebih rendah pada perdagangan di hari Kamis (21/12/2023) setelah terjadi penurunan mendadak menjelang penutupan perdagangan pada sore hari. Hasil ini tentu mengakhiri reli yang mengesankan dari kenaikan Wall Street semalam.

Harga emas sendiri bergerak dalam kisaran yang terbatas di sesi perdagangan Asia dan dolar AS pulih dari posisi terendah dalam lima bulan, sementara imbal hasil Treasury sepuluh tahun mencapai titik terendah dalam tujuh bulan karena penurunan inflasi Inggris yang jauh lebih curam dari perkiraan meningkatkan spekulasi seputar penurunan suku bunga berikutnya. tahun.

Bursa saham Tiongkok mencoba bangkit kembali setelah mencapai level terendah dalam lima tahun di sesi sebelumnya. Indeks Shanghai naik 0,6 persen menjadi 2,918.71, sementara Indeks Hang Seng Hong Kong berakhir sedikit lebih tinggi pada 16,621.13.

Bursa saham Jepang justru jatuh karena yen menemukan pijakan dalam perdagangan yang sepi karena hari libur. Indeks Nikkei 225 merosot 1,6 persen menjadi 33,140.47, sedangkan Indeks Topix menetap 1,0 persen lebih rendah pada 2,325.98.

Saham pemilik toko Uniqlo, Fast Retailing kehilangan 3,9 persen. Toyota Motor anjlok 4 persen karena anak perusahaannya, Daihatsu Motor, menghentikan pengiriman kendaraan secara global karena meluasnya skandal inspeksi keselamatan.

Bursa saham Seoul menghentikan kenaikan lima hari berturut-turutnya, dimana Indek Kospi berakhir turun 0,6 persen pada 2,600.02 meskipun ada pengumuman pada hari sebelumnya mengenai pelonggaran peraturan pajak keuntungan modal bagi pemegang saham kaya.

Saham LG Energy Solution, POSCO Holdings dan LG Chem semuanya turun sekitar 2 persen. Pengirim peti kemas HMM anjlok 11,6 persen setelah naik 20 persen di sesi sebelumnya di tengah berita rencana penjualannya ke Harim Group.

Bursa saham Australia melemah, terseret oleh para penambang dan bank. Indeks acuan S&P/ASX 200 turun 0,5 persen menjadi 7,504.10 setelah menyentuh penutupan tertinggi 10 bulan pada hari Rabu. Indeks All Ordinaries yang lebih luas ditutup turun 0,5 persen pada 7,727.80. Produsen mineral baterai Liontown Resources anjlok 8,3 persen karena meningkatnya kekhawatiran atas proses hukum sehubungan dengan royalti dari Proyek Lithium Kathleen Valley di Australia Barat.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini