Bursa saham AS

Memang tidak banyak, tetapi berhasil melanjutkan kenaikan, demikianlah hasil perdagangan indek S&P 500 dan Nasdaq pada hari Rabu (08/11/2023). Hasil ini cukup bagi indeks untuk melanjutkan kenaikan hariannya.

Tercatat bahwa S&P 500 kini telah naik selama delapan sesi berturut-turut, Nasdaq selama sembilan sesi; dalam kedua kasus tersebut, ini merupakan kenaikan harian terpanjang dalam dua tahun terakhir. Sementaar Dow Jones sendiri berakhir sedikit lebih rendah. Kenaikan harian beruntun indeks blue-chip terhenti di angka tujuh.

Tanpa katalis penggerak pasar yang besar pada hari ini, indeks ekuitas bergerak melalui sesi antara keuntungan dan kerugian. Fokus tetap pada imbal hasil acuan 10-tahun, yang turun hari ini sebesar 4,51%, dan pada prospek suku bunga Federal Reserve di tengah ekspektasi siklus kenaikan suku bunga bank sentral mungkin akan berakhir.

Untuk mencapai tujuan tersebut, pasar masih akan memantau dengan cermat komentar Ketua Fed Jerome Powell pada hari Kamis, yang dijadwalkan untuk berbicara di sebuah konferensi. Pada kesempatan terpisah pada hari Rabu, Powell tidak mengomentari kebijakan moneter dalam pidato pembukaannya.

Harga minyak melanjutkan penurunannya baru-baru ini, dimana minyak mentah AS turun 2,6% menjadi $75,33, dan membebani saham sektor energi. Membantu mengatasi kesengsaraan sektor energi, sektor teknologi dan real estat membukukan kenaikan terbesar di antara sektor-sektor S&P 500 pada hari ini.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini