Bursa saham unggulan di Wall Street mengalami kenaikan, hal ini membuat indek saham S&P 500 dapat ditutup pada level tertinggi tahun ini di akhir perdagangan di hari Jumat (01/12/2023). Dorongan naik terjadi di tengah meningkatnya optimisme bahwa Federal Reserve telah selesai menaikkan suku bunga AS dan dapat mulai menurunkannya tahun depan seiring dengan meredanya inflasi. Indek ditutup pada 4,594.63 poin, naik 26.83 poin, atau 0.59%, dan melampaui penutupan pada 31 Juli di 4,588.96, yang merupakan level tertinggi sebelumnya pada tahun 2023.

Saham-saham AS rebound pada bulan November setelah mengalami penurunan selama tiga bulan berturut-turut karena pendapatan yang lebih baik dari perkiraan dan bukti penurunan inflasi meningkatkan spekulasi bahwa The Fed berada di akhir kampanye pengetatan moneternya.

Pada hari Jumat, indeks acuan S&P 500 mendapat dorongan lain ketika Ketua Federal Reserve Jerome Powell berjanji untuk mengambil tindakan “hati-hati” pada suku bunga, menggambarkan risiko melangkah terlalu jauh dengan pengetatan sebagai “lebih seimbang” dengan risiko tidak mengendalikan inflasi.

Pasar memandang komentar hari ini mengarah ke sikap dovish. Beberapa minggu yang lalu, Powell mengatakan kebijakannya bersifat restriktif, namun saat ini, dia yakin kebijakan tersebut ‘telah masuk ke wailayah yang lebih dalam”.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini