Wall Street Positif

Bursa saham AS harus menahan kerugian dan berakhir di zona merah pada hari Selasa (21/11/2023) sementara harga emas melonjak setelah pengumuman risalah pertemuan terbaru Federal Reserve tidak menunjukkan kejutan besar. Hasil ini sekaligus menghentikan kenaikan selama lima hari berturut-turut di indek S&P 500.

Para pejabat The Fed sepakat bahwa mereka dapat mengambil pendekatan hati-hati dalam menaikkan suku bunga AS ke depan, dan hanya perlu menaikkan suku bunga lebih tinggi “jika” informasi yang masuk menunjukkan kemajuan yang tidak memadai dalam menurunkan inflasi.

Hasil FOMC menunjukkan bahwa para eksekutif Fed tampaknya berada dalam mode “tunggu dan lihat”, sambil bersabar karena lebih banyak data membantu memperjelas lintasan inflasi. Pasar memperkirakan hampir tidak ada peluang kenaikan suku bunga lebih lanjut, dan peluang penurunan suku bunga sebesar 60% pada Mei 2024, menurut FedWatch Tool dari CME Group.

Saham-saham di sektor teknologi berkinerja buruk, dengan Nasdaq sebagai indeks saham utama terlemah, turun 0,6%. Sebagaimana di sub sektor teknologi dalam S&P 500 yang menjadi terlemah dengan penurunan 0,8%.

Sementara itu, harga emas justru makin bersinar dengan harga spot bergerak melewati angka $2.000 ke level tertinggi dalam tiga minggu ini. Kenaikan didukung pula dengan penurunan pada bunga Obligasi AS tenor 10 tahun yang terakhir di 4,41%.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini