Bursa Asia diperdagangan lesu setelah anjloknya bursa AS tak mampu memberi sentimen positif pada hari ini.

Saham di berbagai wilayah utama Asia diperdagangkan fluktuatif. Dimana saham Korsel, Hong Kong dan China tergelincir. Diperkirakan kondisi ini akan terus berlanjut sampai digelarnya pidato ketua the Fed, Jerome Powel karena investor memilih untuk mencari tahu sejauh apa prospek pelonggaran moneter yang akan diberlakukan bank sentral tersebut.

Indeks acuan Asia Pasifik melemah 0,2%, Kospi tergelincir 0,1%, S&P/ASX melemah 0,2%, indeks Hang Seng melemah 0,4%, Shanghai Composite Index jatuh 0,3%.

Isu dikalangan trader bahwa the Fed akan memangkas suku bunga bulan ini terus menguat. Namun pasar masih belum dapat kepastian tentang apa kebijakan yang akan dikemukakan pada rapat the Fed nantinya.

Meski ada ketegangan antara Jepang dan Korsel terkait dengan perdagangan, setidaknya isu panas terkait dengan undang-undang ekstradisi yang baru-baru ini mencuat di Hong Kong sudah reda, setelah Carrie Lam, pemimpin wilayah eksklusif Hong Kong menyatakan undang-undang ini gagal.

Dari pasar valas, dilaporkan euro terkoreksi pada level $1,1213, yen melemah menjadi 108,83 dan yuan terkoreksi pada angka 6,8902 per dolar. Sementara dari pasar komoditas, minyak West Texas diperdagangkan berbalik anjlok menjadi $57,43 per barrel dan emas terkoreksi di angka $1.393 per ounce.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini