Eksposisi News, Serang – Pemerintah Kabupaten Serang, Banten bekerja sama dengan Modernland mengadakan kegiatan vaksinasi massal yang bertempat di Hotel Swiss Belinn ModernCikande Tanggerang pada Selasa (29/06/2021). Bupati Serang, Ratu Tatu Chasanah turut hadir menyaksikan kegiatan vaksinasi ini di dampingi oleh Kapolres Serang, AKBP Mariyono, serta Pascal Wilson Direktur Modernland.

Ratu Tatu Chasanah mengatakan “Provinsi Banten berfokus melakukan percepatan pemberian vaksinasi di 10 kabupaten kota, dan kabupaten Serang di titik pusatkan disini (Modernland), mengingat jumlah pasien terpapar Covid19 terus meningkat. Vaksinas yang dilakukan secara massal disini, ada sekitar 1200 orang yang divaksin, ada juga di tempat lain untuk masykarat dan ada di 31 puskesmas serentak pada hari ini. “Ada sekitar 26.379 orang yang telah menerima vaksin ini tahap pertama dan 15.200 yang telah menerima vaksin tahap kedua”, ujar Ratu Tatu Chasanah.

Pascal Wilson menyampaikan bahwa acara ini diadakan guna mendukung program pemerintah “Untuk Indonesia Kuat Tervaksinasi”. Kedepannya ia berharap perekonomian bisa tumbuh dan kembali normal.

Acara yang berlangsung hanya satu hari ini disambut antusias oleh warga Serang. Terlihat dari pantauan dengan panjangnya antrian warga yang ingin mendapatkan vaksinasi ini.

Ratu Tatu Chasanah berpesann agar masyarakat selalu mematuhi Protokol Kesehatan (Prokes) meskipun sudah divaksin namun kita mengabaikannya masih ada peluang untuk terjangkit virus Covid19 tersebut.

“Untuk masyarakat yang memiliki sakit bawaan yang cukup memperhatinkan harus lebih mawas diri yaitu selalu mematuhi Protokol Kesehatan (Prokes) dengan memakai masker, menghindari kerumunan, serta menghentikan berbagai kegiatan-kegiatan yang mengundang banyak massa”, tegasnya.

Ia menegaskan bahwa “Tidak ada yang perlu dikhawatirkan, insya Allah aman. Karena dengan vaksin ini imun/antibodi kita ditingkatkan jadi kalaupun kita terpapar masih dalam kategori Orang Tanpa Gejala (OTG)”.

“Yang perlu dikhawatirkan adalah orang yang terpapar dengan kondisi kesehatan cukup memperhatinkan mengingat fasilitas kesehatan dan tenaga medis di negeri ini memiliki batas, tidak bisa menampung jika seluruh masyarakat terpapar virus Covid-19”, pungkasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here