EksposisiNews – Partai Gelombang Rakyat Indonesia (Partai Gelora) mendatangi kantor KPU RI di Jakarta Pusat untuk mendaftar sebagai parpol peserta Pemilu 2024. Ratusan kader partai yang mengenakan atribut biru muda sebagai identitas partai memadati Jalan Imam Bonjol di depan kantor KPU RI.

Sekitar pukul 10.00 WIB Ketua Umum Partai Gelora Anis Matta dan Wakilnya Fahri Hamzah tiba. Turut hadir dari Ratih Sanggarwati, Deddy Mizwar dan Dedi ‘Miing’ Gumelar. Rombongan tersebut disambut meriah oleh kader partai Gelora sambil meneriakan yel-yel.

“Alhamdulillah, hari ini, kita diterima KPU untuk mendaftarkan Partai Gelora sebagai peserta Pemilu 2024, “ kata Ratih Sanggarwati atau sering dikenal dengan nama Ratih Sang ini seusai acara Partai Gelora mendaftar sebagai parpol peserta Pemilu 2024

Lebih lanjut, perempuan kelahiran Ngawi, 8 Desember 1962 ini menerangkan dirinya sebagai Ketua Bidang Perempuan Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Partai Gelora Periode 2019-2024. “Kami sudah menyiapkan perempuan-perempuan untuk saling mengisi dan ikut sebagai bagian politik, “ terangnya.

Menurut Ratih, dalam berpolitik, tadi disampaikan oleh Ketua Umum Partai Gelora Anis Matta, harus berpikir banyak tentang masyarakat, berkebangsaan dan bernegara. “Disinilah, ibu-ibu pelan-pelan mulai diajarkan dan diajak bersama-sama, “ ungkapnya mantap.

Ratih menyampaikan ia bersama Miing dan Deddy Mizwar nantinya akan berada di Komisi X DPR RI. “Komisi X DPR RI adalah salah satu dari sebelas Komisi DPR RI dengan lingkup tugas di bidang Pendidikan, Olahraga, dan Sejarah, “ tandasnya.

Sedangkan, Tubagus Dedi Suwendi Gumelar yang akrab disapa Miing ini menyampaikan, bahwa ketua umum Partai Gelora bicara tentang politik adalah industri pemikiran. “Untuk bisa produktif di dalam industri pemikiran maka dibutuhkan ruang. Dimana ruang bukan hanya kontruksi tapi ruang yang esensial adalah kemerdekaan, kenyamanan. Nah, di dalam Partai Gelora, kita bisa merasakan kenyamanan untuk bebas berekspresi dan berpikir, lalu diakomodir pemikiran-pemikiran kita untuk memberikan kontribusi terhadap arah narasi baru dari pemikiran Indonesia, “ kata pelawak kondang yang menjadi Wakil Sekjen DPN Partai Gelora Bidang Komunikasi Organisasi ini.

Miing menyatakan kontribusi pemikiran-pemikiran kita bukan hanya sekedar dari jalur berkesenian, tapi juga pendidikan. “Pendidikan adalah salah satu instrumen dari peradaban kita. Pemerintah membangun jalan tol itu diperlukan untuk menambah perkembangan pertumbuhan ekonomi, tapi jangan salah, membangun jalan pemikiran bangsa ini jauh lebih penting daripada pembangunan fisik saat ini, “ bebernya.

Pemikiran-pemikiran kita sekarang belum terbangun, kata Miing, karena belum mendapat ruang, yang hanya bicara demokrasi tapi begitu dikritik marah, tidak terima. “Partai Gelora memberikan arah baru, bukan hanya sekedar menang dalam pemilu tapi juga menjadi public educator, bagaimana mendidik masyarakat agar lebih dewasa dalam demokrasi. Demokrasi menjadi konsensus nasional yang menjadi pilihan kita, “ paparnya.

Miing menyampaikan, di dalam Partai Gelora, bisa berekspresi dengan merdeka. Kita semua punya kedekatan dengan ketua umum dan dengan pengurus-pengurus lainnya. “Di dalam Partai Gelora, sudah tidak ada hierarki yang betul-betul menuju ke arah feodalisme, “ tegasnya.

Adapun, Deddy Mizwar menyampaikan bahwa Partai Gelora hadir membawa petunjuk navigasi arah baru Indonesa itu penting. “Dengan semangat kolaborasi, semangat kerjasama dengan berbagai pihak, kalau selama ini kita masih ribut terus mau kemana arah bangsa ini, “ ungkap aktor yang menjadi Ketua Bidang Seni-Budaya & Ekonomi Kreatif DPN Partai Gelora Periode 2019-2024 ini.

Deddy Mizwar menekankan, semua harus bergandengan tangan dengan partai atau golongan atau suku bangsa manapun, tidak bisa dengan perpecahan. Yang tidak mau, tidak apa-apa, jangan dianggap musuh, tapi minggir dulu. “Kita membangun Indonesia menuju arah baru, “ pungkas Deddy Mizwar sumringah.***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here