33.5 C
Jakarta
Minggu, 5 Februari 2023
advertisement
blog

Disbud Kota Yogyakarta Gelar Musikal Hanacaraka Bersama Garin Nugroho

Muskal Hanacaraka Sutradara Garin Nugroho

EksposisiNews, Yogyakarta – Dinas Kebudayaan Kota Yogyakarta menggelar Musikal Hancaraka. Ini merupakan perhelatan yang dibuat untuk mengimplementasikan kegiatan festival sastra dalam rangka pembinaan dan pengembangan bahasa dan sasta di Yogyakarta pada 2021.

Perbankan Amerika Cukup Sehat Lawan Resesi

Perbankan AS Cukup Sehat Lawan Resesi

Eksposisinews – Hasil stress test the Fed menunjukkan bank-bank besar Amerika Serikat masih mampu menahan gempuran resesi global setelah sebelumnya otoritas keuangan tertinggi di AS tersebut mengeluarkan kebijakan temporal untuk membatasi pembayaran dividen dan pembelian kembali saham-saham perbankan besar yang rencananya berakhir pada 30 Juni nanti.

Stress test yang dilakukan terhadap 23 perbankan yang dianggap besar, meliputi Bank of America, JP Morgan Chase, Citibank dan lain-lain dinilai sanggup menyerap jumlah kerugian kumulatif hingga $474 miliar di tengah-tengah resesi global dan memuncaknya tingkat pengangguran AS sebesar 10,75%.

Untuk menangkal efek dari pandemi Covid-19, the Fed membatasi jumlah pembayaran bonus atau payout perbankan untuk mempertahankan kewajaran modal.

Menurut Randal Quarles, Ketua the Fed bagian pengawasan, ini bukan kali pertama the Fed melaksanakan stress test, total ada 3 kali percobaan yang dilangsungkan sejak tahun lalu menggunakan skenario resesi yang berbeda dan semuanya menyatakan sistem perbankan cukup kuat untuk menopang pemulihan ekonomi.

Salah satu alasan sehatnya perbankan AS berkat dukungan dari the Fed dan Kongres. Dukungan pemerintah memungkinkan perbankan mengumpulkan modal di tahun 2020 karena ketika stress test dilakukan tahun lalu tanpa sokongan kedua institusi tersebut, bank kekurangan modal tapi tidak sampai ke tingkat yang dapat memicu ketidakstabilan keuangan.

Stress test sendiri dilakukan dengan cara memberi hantaman keras kepada perbankan untuk melihat apa yang terjadi kepada modal mereka. Hasil simulasi tersebut dapat memberi gambaran yang jelas tentang kondisi sektor perbankan dan memberi data kepada the Fed dalam menentukan kebijakan moneter khususnya terhadap sektor perbankan.

Investor Ambil Untung Jelang Pergantian Tahun

Investor Ambil Untung Jelang Pergantian Tahun
Investor Ambil Untung Jelang Pergantian Tahun

Eksposisinews – Bursa Asia diperdagangkan kembali melemah setelah investor diduga melakukan aksi ambil untung jelang pergantian tahun.

Diperkirakan aksi-aksi serupa masih akan terjadi mengingat begitu banyak spekulasi yang beredar di pasar. Dari Amerika dilaporkan, voting senat terkait dengan pencairan dana stimulus tertunda.

Pasar cukup optimis akan kondisi perekonomian global setelah beberapa negara mulai mengkampanyekan imunisasi Covid-19 dan bantuan stimulus Amerika Serikat untuk mendongkrak perekonomian nasional.

Bursa Australia dilaporkan melemah 0,79%, Nikkei Jepang melemah 0,03%. Indeks Hang Seng menguat 0,11%. Bursa AS tadi malam juga melemah karena belum ada kepastian stimulus.

Untuk beberapa bulan ke depan, dolar diperkirakan akan melemah karena pemulihan ekonomi yang terjadi tahun depan akan memicu investor berhenti mengejar aset-aset aman seperti dolar dan memilih ambil risiko untuk meraih profit. Dolar melemah terhadap mata uang major sampai 0,29% dan dolar index berada pada level 89,982.

Dari pasar mata uang, euro dilaporkan stabil di $1,2255 setelah sebelumnya sempat memuncaki level $1,2275. Aussie bergerak flat diangka $0,7609, sterling diperdagangkan di $1,3500. Yen terkoreksi pada level 103,55.

Seiring melemahnya dolar, emas kembali bersinar dan kokoh dilevel $1,877,11 per ounce. Minyak West Texas diperdagangkan menguat pada level $48,11 per barrel karena muncul spekulasi paket simulus Covid-19 akan menaikkan permintaan akan minyak mentah dan mendongkrak pertumbuhan ekonomi.

Pasar Tenaga Kerja Solid, Bursa Saham AS Anjlok

Pasar tenaga kerja Amerika Serikat dalam laporan terkini memberikan kejutan yang luar biasa dan menimbulkan banyak pertanyaan tentang apa yang akan dilakukan Federal Reserve selanjutnya. Ini merupakan tanda lain dari kekuatan ekonomi AS yang pulih dengan kuat di bulan Januari. Perasaan was-was pelaku pasar ini membuat bursa saham AS harus berakhir dengan penurunan tajam diakhir pekan.

Penguatan Dolar AS Membenamkan Harga Minyak Kembali

Harga minyak mentah West Texas Intermediate pada Jumat (03/02/2023) ditutup turun lebih dari 3% pada hari Jumat karena laporan pekerjaan AS yang kuat secara tak terduga meningkatkan kekhawatiran resesi. Harga WTI untuk pengiriman Maret ditutup turun $2,49 ke $73,39 per barel. Minyak mentah Brent April terakhir terlihat turun $2,19 menjadi $79,98.

Lapangan Kerja AS Menguat, Harga Emas Ambrol

Harga emas berakhir dengan turun tajam pada perdagangan hari Jumat (03/02/2023) karena kenaikan kuat tak terduga dalam data pekerjaan AS bulan lalu mengirim dolar dan imbal hasil obligasi AS melonjak di tengah ekspektasi bahwa Federal Reserve perlu terus menaikkan suku bunga untuk memperlambat ekonomi. Harga emas untuk pengiriman April terakhir terlihat turun $54,20 menjadi $1.876,60 per troy ons.

Yudi WKB Ajak Team Marketing WKB Nyanyikan Lagu ‘Tiada Kata Lelah’

EksposisiNews – Yudi WKB dikenal sebagai pelopor warteg yang bersih, rapi dan kinclong.

Kesuksesan dalam mengelola Warteg Kharisma Bahari Group yang terdiri atas Warteg Kharisma Bahari, Warteg Mamoka Bahari, Warteg Subsidi Bahari, dan Warteg Selaras Bahari ini dengan sistem kemitraan yang telah tersebar ribuan warteg se-Jabodetabek tentu tak lepas dari team marketingnya yang solid.

Sebagai wujud terima kasih atas sama kerja para team marketing-marketing WKB, Yudi WKB mengajak Team Marketing untuk menyanyikan lagu ‘Tiada Kata Lelah’ yang berkisah tentang Marketing WKB

“Ide lagu tentang marketing WKB berjudul ‘Tiada Kata Lelah’ dari aku.sebagai wujud terima kasih aku sama kerja para team marketing-marketing WKB, “ kata Yudi WKB kepada wartawan, Kamis (2/2/2023) malam.

Lebih lanjut, Yudi WKB menerangkan, lagu ‘Tiada Kata Lelah’ dinyanyikan dirinya bersama Dewi WKB, Khadirin WKB dan Yogi WKB

“Agak susah juga pembagian komposisi vokal awalnya karena mereka kan bukan penyanyi hanya buat kenangan saja. Setelah diseleksi bagian-bagiannya baru vokal di Studio Puspita Jakarta Utara, “ terangnya.

Saat ditanya, apa tantangan dalam menyanyikan lagu ‘Tiada Kata Lelah’?

Dengan tenang, Yudi WKB memberikan jawaban, “Waktunya yang susah karena mereka juga sibuk dan dagang juga, di samping marketing mereka masih aktif jualan.”

Menurut Yudi WKB, hampir semua teman-teman  yang tergabung dalam manajemen WKB pernah aku buatkan lagu.

“Minimal masuk di vidio klipnya, “ bebernya.

Awal terbentuknya Kwartet WKB, kata Yudi WKB karena ketiga orang tersebut marketing-marketing aku.

“Jadi aku masukan semua dan cerita lagu itu juga cerita marketing yang memang kerja tanpa lelah, “ ungkapnya mantap.

Yudi WKB menyampaikan untuk menjaga kekompakkan Kwartet WKB.

 “Kita sering kumpul bareng sebulan sekali di sela-sela kesibukan, “ tegas Yudi WKB.

Nyanyi, kata Yudi WKB, hanya buat hiburan di sela-sela penatnya akan padatnya jadwal kerja merek, yang aktif nyanyi sebulan tiga kali buat album baru mah tetap akunya, mereka tetap fokus di kerjaan, “ pungkas Yudi WB sumringah.***  

Maryoto Terpilih Secara Aklamasi Sebagai Ketua DPD-SWI Bekasi Raya

EksposisiNews – Wartawan senior Maryoto, terpilih secara aklamasi menjadi Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Sekber Wartawan Indonesia (SWI) Bekasi Raya pada Rapat Pembentukan DPD-SWI Bekasi Raya.

“Terima kasih teman-teman yang telah mempercayai saya sebagai Ketua DPD-SWI Bekasi Raya. Dengan support dan kerjasama teman-teman kita sama-sama besarkan SWI di Bekasi Raya,” ujar Maryoto, di acara Rapat Pembentukan DPD SWI Bekasi Raya, yang berlangsung di Sanggar Humaniora, Kranggan Permai, Jatisampurna, Kota Bekasi, Selasa (31/1/2023).

Kabupaten dan Kota Bekasi, ujar Maryoto, merupakan kota satelit penopang ibu kota DKI Jakarta.

Wilayah ini terus bertransformasi menjadi kawasan hunian bagi kaum urban dan pusat industri barang dan jasa.

“Kawasan ini menjadi salah satu kawasan destinasi investasi yang dianggap paling prospektif,” ujar pengusaha penerbitan yang memiliki beberapa media online, diantaranya bekasipos.com ini.

Selain memilih Ketua, Rapat Pembentukan DPD SWI Bekasi Raya, juga mendaulat I Gusti Made Ardikabudi dari humaniora.id menjadi Sekretaris, dan Kelana Muda dari trijayapalembang.com sebagai Bendahara.

Hadir di acara ini Dewan Etik DPP-SWI, Eddie Karsito, Ketua Bidang OKK DPP-SWI Agus Prabowo, Ketua Bidang Humas DPP-SWI Hendra Gunawan, dan Perwakilan DPD-SWI Kota Depok Ardhi Gunara.

Hadir juga awak media dari humaniora.id, R. Iwan Gardiawan KS, Drs., Suyatno, Ahmad Jupri, Lee Sandie Tjin Kwang, Indri Retno Putranti, Andy Joe, serta Fuady dari wartabuana.com.

Dewan Etik DPP-SWI, Eddie Karsito mengingatkan, meningkatnya investasi dan pembangunan di wilayah Bekasi harus didukung oleh pengembangan infrastruktur berbasis budaya.

Kawasan penyangga metropolitan baru ini sama halnya dengan kawasan Indonesia lainnya ekonominya sedang tumbuh.

“Bekasi wilayah yang secara historis dulu merupakan ibukota Kerajaan Tarumanagara ini memerlukan penopang yang dapat mengakselerasi segenap potensi yang dimiliki. Salah satunya potensi di bidang budaya,” ujar wartawan yang juga penggiat seni budaya ini mengingatkan.

Sebagai organisasi profesi, Eddie Karsito berharap, DPD-SWI Bekasi Raya tidak hanya fokus pada hal-hal bersifat internal.

“Melainkan berusaha berkontribusi nyata melakukan berbagai inovasi berbasis budaya untuk kemajuan masyarakat,” ujar Pendiri Yayasan Humaniora Rumah Kemanusiaan ini.

Ketua Bidang OKK DPP-SWI Agus Prabowo, dalam sambutannya menyampaikan,

perlunya pengurus patuh dan tunduk kepada AD dan ART SWI serta Peraturan Organisai (PO) SWI.

“Yang penting ikuti petunjuknya di ART Pasal 26, lengkapi. Hal-hal lain juga sudah termaktub di ART dan PO. Tinggal klik dan lihat di website SWI https://sekberwartawan.or.id semua ada disitu” ujar Agus Prabowo mengingatkan.***  

Dengan Sistem D.O.A TRTO, Coach Rheo Bantu Ringankan Beban Aliando

EksposisiNews – Aliando Syarief bilang inilah sesi yang melegakan.

Reseptor dalam organ-organ indra yang membuatnya memiliki perasaan tenang.

Berbeda dengan yang pernah dia alami sebelumnya.

“Rasanya sudah lama aku tidak merasakan perasaan seperti ini,” ungkap aktor film dan sinetron Aliando Syarief, seperti diceritakan Mind Technology Expert (Pakar Teknologi Pikiran), Coach Rheo kepada wartawan di Jakarta, Selasa (31/01/2023).

“Seperti merasakan suhu dinginnya sebuah energi yang berbenturan dengan sebuah gelombang,” demikian aktor bernama lengkap Muhammad Ali Syarief, kelahiran, 26 Oktober 1996 tersebut menggambarkan apa yang dirasakan.

Dengan Sistem D.O.A TRTO, Coach Rheo Bantu Ringankan Beban Aliando 1

Seperti banyak diberitakan sebelumnya, bintang sinetron ‘Ganteng-ganteng Srigala’ ini diketahui sempat mengalami Obsessive Compulsive Disorder (OCD).

Sejenis gangguan mental mengalami kecemasan dalam pikirannya.

Coach Rheo meyakini jika ditangani dengan cara tepat, problem mental dapat diselesaikan dalam waktu relatif singkat.

“Soal begini banyak yang tuntas dalam satu pertemuan saja,” tegas Coach Rheo.

Coach Rheo juga mengajak Konselor, Psikolog, dan Dokter, bersama-sama mengubah dunia kesehatan mental di Indonesia, dengan mengadaptasi sistem D.O.A TRTO yang ia temukan.

D.O.A TRTO (Divine Oracular Assistance – Tension Releasing Technique Online), sebuah konsep seni terapi melepas beban emosi bagi orang yang mengalami PTSD (Post Traumatic Stress Disosrder); gangguan stress pasca trauma.

“D.O.A TRTO sangat efektif atasi trauma, phobia, luka batin yang mayoritas bisa dinetralkan secara utuh dalam 1-3 pertemuan saja. D.O.A TRTO berbeda dengan sistem yang pernah ada. Tanpa perlu dihipnotis dan sepenuhnya dalam keadaan sadar,” terang Coach Rheo.

Berawal dari pengalaman pribadi selama 12 tahun, Coach Rheo dihantui beragam ketakutan, kecemasan, overthinking, dan paranoid.

“Hal ini membuat kehidupan saya benar-benar merasa seperti jungkir balik,” akunya.

Di dunia bisnis, pengusaha muda bernama lengkap Caezarro Rey Abishur ini termasuk pribadi sukses.

Ia membawahi lebih dari sepuluh ribu mitra usaha yang tersebar sampai pelosok Indonesia.

Namun disisi lain ia kerap dipenuhi rasa takut soal masa depan.

Dihantui skenario buruk kehidupan, takut kematian, sakit keras, dan berbagai hal yang membuatnya tak tenang.

“Kini semua ketakutan itu hilang total permanen,” ujar Rheo.

Usahanya tak sia-sia setelah menghabiskan lebih dari 3 milyar biaya berobat jalan — sambil belajar dengan berbagai ragam perbantuan dan pelatihan pengembangan diri Coach Rheo menemukan formula.

Dari pengalaman berharga ini Rheo merumuskan sendiri sistem D.O.A TRTO yang sangat efektif diterapkan pada dirinya juga orang lain.

Hasilnya sangat memuaskan. Banyak dari mereka setelah mencoba sistem D.O.A TRTO merasakan kelegaan luar biasa semenjak satu pertemuan pertama.

Banyak dari mereka mengalami pola perubahan serupa.

Yaitu beban mentalnya benar-benar hilang sepenuhnya.

Bahkan setelah diwawancara dua tahun berikutnya.

“Saya dapat merasakan penderitaan mereka yang mengalami beban mental. Karena saya mengalami sendiri selama 10 tahun lebih,” aku Rheo.

Setiap datang ke berbagai sistem perbantuan, kita selalu diajarkan bagaimana mencapai “Stage of Acceptance” atau penerimaan atas keadaan yang tidak pernah berubah.

Tapi ia selalu penasaran bagaimana untuk sepenuhnya terbebaskan tanpa harus menerima atau mengendalikan beban mental yang ada.

Sampai akhirnya ia menemukan titik pembeda, yaitu “Stage of Liberation”.

Titik yang tidak pernah ditemukan langkah sistematisnya oleh sistem yang ada sebelumnya.

Stage of Liberation adalah titik sempurna ketika kita kembali ke masa dimana kita tidak punya beban emosi, seperti dahulu ketika kita lahir.

Di Jakarta, Jumat, 13 Januari 2023 lalu, Coach Rheo sempat membuka kelas belajar bersama Framework D.O.A TRTO. 

Diikuti lebih dari 20 peserta yang sebagian besar adalah dokter, psikolog, konselor, coach, trainer, dan psycho educator lainnya.

Dari proses belajar bersama tersebut banyak pandangan positif mengemuka.

Pandangan tersebut antara lain dari Dokter Yovi Yoanita M.Kes FAARM, ABRAAM.

“Ini orang jenius banget. Membuat semua yang susah jadi mudah, dan itu bukan hal mudah” ujarnya.

“Banyak orang kaget bisa dibantu secepat itu,” ujar Psikolog Michael Christian M.A., M.Psi, “Rheo membuat ini benar-benar sistematis. Saya sangat suka sekali,” kata Konselor Ugahary Riffung.

Komentar lain juga datang dari Asessor BUMN & Kementerian Keuangan RI, Linawati Lais.

“Ini bisa dipelajari oleh siapa saja, semua orang butuh ini” ungkapnya.

“Satu sesi permanen membantu saya, berlalu setahun kemudian baik baik saja. Simple dan presisi,” kata Dokter Dewi Indra Anggraeni M.Biomed AAM.

“Saya merasa kelegaan yang belum pernah saya rasakan. Tidak sampai 20 menit tadi coach bantu saya di depan,” ujar Dokter Agnes Amd.RO,MM,MBA.

Coach Rheo mengaku bersyukur bertemu dengan mereka yang satu pandangan.

Mau belajar bersama sistem ini mendalami lebih lanjut, untuk bisa membantu menyelesaikan beban emosi menahun dengan cara yang lebih efektif.

“Saya merasa terpukau atas kerendahan hati mereka. Meski beberapa dari mereka sangat senior. Mereka mau membuka hati melihat sistem ini lebih dalam lagi. Meski dari saya yang masih melanjutkan kuliah lagi dan belum lulus,” tutur Coach Rheo.

Coach Rheo memang saat ini sedang melanjutkan studi di Jurusan Psikologi Universitas Pelita Harapan Jakarta.

“Saya bersyukur di kampus ini bisa belajar banyak dari guru-guru hebat. Banyak dari mereka lebih hebat dari Sigmund Freud,” katanya sambil tertawa.

Dengan guru-guru baru, menurutnya seperti belajar dari Steve Jobs yang membuat iphone, yang ilmunya lebih banyak dari Graham Bell yang menemukan telepon kabel ratusan tahun lalu.

“Ilmu psikologi juga sudah sangat maju,” kata dia.

Coach Rheo berharap sistem D.O.A TRTO dapat lebih banyak lagi membantu orang.

Bersyukur beruntung juga kemarin bisa digunakan membantu meringankan beban yang dialami pesinetron Aliando Syarief.

Pada waktunya Coach Rheo, juga berharap sistem D.O.A TRTO bisa diterima di kalangan akademisi.

Menjadi temuan yang dapat diuji secara ilmiah. Karena sistem ini memang sesuatu yang benar-benar baru.

“Cognitive Numbing, Deep Core Emotion Concept, Stage Of Liberation, semua ilmu ini tidak pernah ada sistematisasinya sebelumnya. Saya adalah orang pertama yang menciptakan konsep orisinalnya di dunia teknologi pikiran,” paparnya.

Selepas membantu Aliando Syarief, Coach Rheo mengaku tidak tahu akan membawa kemana perjalanannya.

Apakah ini dapat membantu Aliando mencari ketenangan, atau memang perlu langkah lanjutan.

Menurut Coach Rheo, salah satu core emotion Aliando Syarief terkait kemarahan terhadap seseorang, diakuinya hilang, dan memberi ketenangan yang sungguh berbeda dari sebelumnya.

“Konsep D.O.A TRTO saya ini dapat menjadi bekal yang membuatnya bisa menyambut setiap kebaikan di dunia yang ingin diwujudkan untuk orang-orang di sekelilingnya,” kata Coach Rheo.

Menurut Coach Rheo, Aliando Syarief anak baik dengan sejuta potensi.

Masa depan cerah terbuka luas di hadapannya.

“Raih semua impian dengan mental yang tenang. Sambut masa depan dengan penuh harapan dan semangat,”  pesan Coach Rheo untuk Aliando.***  

Tantangan Wali Band Nyanyi Lagu Berbahasa Sunda ‘Kumaha Aing’

EksposisiNews – Setiap tahun, Wali band secara rutin merilis karya terbaru mereka.

Setidaknya, satu single regular dan satunya lagi religi.

Awal tahun 2023 ini, Wali kembali membuat single berjudul “Kumaha Aing” (dari bahasa Sunda yang berarti “bagaimana aku” atau “terserah saya”).

Single ini berlirik bahasa Sunda.

Musiknya juga digarap Wali lengkap dengan bebunyian khas Tanah Pasundan seperti suling dan kendang jaipongan.

Membuat lagu dengan lirik berbahasa daerah (Sunda) adalah kali pertama bagi Wali.

Semangat untuk membuat lagu-lagu dengan lirik bahasa daerah, sudah lama dipikirkan Wali.

Apalagi, band itu telah eksis selama 23 tahun.

Tapi kemudian banyak pertimbangan.

Harapan tersebut akhirnya baru terwujud di tahun ini.

“Dari awal memang kita sudah pengin bikin lagu dengan lirik begini. Karena ini challenge juga buat kita, Wali bisa nggak menyanyikan lagu yang agak primordial sedikit. Kita bangun dengan lirik berbahasa Sunda. Kebetulan saya orang Sunda, Faank orang Sunda. Jadi, apa salahnya kalau kita harus coba membuat lirik yang tidak pernah kita buat sebelumnya di karya-karya Wali,” kata Apoy, gitaris sekaligus pencipta lagu-lagu Wali, saat launching single ‘Kumaha Aing’ di Kantor NAGASWARA Lt 1, Jalan Johar No. 4U Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (27/1/2023).

Ada semangat luar biasa yang ingin dihadirkan Wali kepada para penikmat musik dengan merilis single “Kumaha Aing”.

Lewat lagu tersebut, Wali ingin ikut meramaikan khazanah bahasa daerah yang menjadi dasar bahasa Indonesia.

Selain itu, tentu saja ada pesan moril yang ingin mereka bagi di lirik lagu tersebut.

“Kan lagu-lagu dengan lirik berbahasa Jawa sudah, kenapa kita nggak nambah khazanah kita buat memperkaya budaya nusantara? Yang Jawa sudah, sekarang giliran Wali yang Sunda. Nanti Sumatra Barat, Kalimantan, Sulawesi, dan akhirnya ini mengkerucut kepada kecintaan kita kepada nusantara, Indonesia, NKRI jadi dihadirkan. Selain ada pesan budaya, ada juga pesan moril. Itu ada 2 poin yang kita mau sampaikan kepada para pengemar Wali dan masyarakat,” lanjut Apoy lebih jauh.

Apoy menambahkan, lagu ini sengaja diciptakan Wali sebagai bentuk penolakan terhadap “arogansi” kita dan kehidupan.

Seolah-olah kita menjadi superior, seolah-olah yang benar hanya kita, atau lebih parah lagi; kita menjadi Fir’aun di dunia nyata.

“Sehingga kita harus hati-hati, jangan sampai akhirnya diksi itu melekat dalam kehidupan pribadi dan akhirnya menjadi sebuah habit atau kebiasaan. Dan ini juga menjadi reminder buat kita, sekaligus reminder lebih besar yang harus kita ingat bahwa kita tidak hidup abadi. Bisa jadi akhirnya kekuasaan, kehebatan, superioritas yang kita punya tidak akan abadi, ujung-ujungnya kita kan masuk satu kali dua meter juga alias kuburan,” tambah Apoy.

Sementara, penggarapan video klip single “Kumaha Aing” dikerjakan oleh dua sutradara yakni Norman Kusuma dan Adieusna.

Pengambilan gambar dilakukan di Rumah Seni dan Budaya “Lengkong”, kawasan Serpong. Tangerang Selatan, Banten.

Tokoh utama yang digambarkan tampil “semau gue” di video klip itu diperankan oleh komedian Ki Daus.

Wali band beranggotakan Apoy (gitar), Faank (vokal), Ovie (keyboard) dan Tomi (drum).

Selain berkarir di dunia musik, band dengan latar belakang anak-anak pesantren itu juga menjadi bintang utama sinetron “Amanah Wali” yang tayang selama 6 musim di RCTI.

Selain merilis single “Kumaha Aing”, dalam keterbatasan waktu, Wali juga sudah mempersiapkan sebuah single religi.

Namun demikian, saat sesi tanya-jawab, Wali tertantang untuk memuat lagu berbahasa Tegal dari seorang wartawan yang berasal dari Tegal.

Data Produksi:

Judul                                       : Kumaha Aing

Artis                                        : Wali

Ciptaan                                   : Apoy

Editing                                                : Aziz & Ikhsan Bodong

Music Arr                               : Wali

Mixed & Mastered                 : Sadat Effendy

Label                                       : Big Indie NAGASWARA

Rilis                                        : Januari 2023***  

Rencana Pembangunan Pelabuhan Tegalsari Sudah Masuk dalam Green Book 2022

EksposisiNews – Tegal sedang merencanakan pembangunan proyek Integrated Fishing Ports and International Fish Markets, Tegalsari, Kota Tegal.

Sebuah proyek yang diharapkan cepat terwujud agar dapat mendongkrak perekonomian Kota Tegal,

Untuk kelanjutan rencana pembangunan Pelabuhan Tegalsari tersebut, Muhamad Jumadi, Wakil Walikota Tegal, menemui Trian Yunanda, S.Pi, M.Sc, Sekretaris Jendral Perikanan Tangkap, Kementerian Kelautan dan Perikanan, di Gedung Mina Bahari II, Lantai 12, Jl. Merdeka Timur No.16, Jakarta Pusat, Kamis, 26 Januari 2023.

“Intinya rencana pembangunan PP Tegalsari melalui anggaran PLN dari AFD sudah masuk dalam Green Book 2022, “ kata Trian Yunanda, S.Pi, M.Sc, Sekretaris Jendral Perikanan Tangkap, Kementerian Kelautan dan Perikanan,.

Lebih lanjut, Trian Yunanda menerangkan, bahwa proses saat ini sedang dalam pengusulan ke AFD.

“dan akan dilaksanakan additional study untuk memastikan pembangunan tersebut dapat didanai AFD, “ terangnya.

Menurut Trian Yunanda, bila tidak ada rintangan, September-Desember 2023 sudah ada kepastian pendanaan.

“Bila sudah ada kepastian ini nanti Serah Terima PP dari Pemda ke Pusat akan dilaksanakan sebagai prasyarat pembangunan yang dibiayai oleh Pinjaman Luar Negeri Pusat,” tegas Trian Yunanda.

Sementara itu, Muhamad Jumadi menyampaikan keinginannya agar proyek tersebut segera terwujud.

“Alhamdulillah, mudah-mudahan proses pembangunan proyek Integrated Fishing Ports and International Fish Markets, Tegalsari Kota Tegal segera terwujud tidak ada halangan suatu apapun, ” katanya penuh pengharapan.

Dengan pembangunan proyek tersebut, kata Jumadi, hal itu tentu akan berdampak positif bagi perekonomian Kota Tegal

“Kita berharap proyeknya on target, sehingga bisa mendongkrak perekonomian Kota Tegal, “ pungkas Muhamad Jumadi sumringah.*** 

Konser Pesta Rakyat DEWA 19 Hadirkan 5 Drummer

Red Line Kreasindo mengumumkan update terbaru mengenai konser “Livin by Mandiri presents Pesta Rakyat 30 Tahun Berkarya DEWA 19” yang akan mengguncang Jakarta dengan 4 Vokalis dan 5 Drummer pada Sabtu, 4 Februari 2023 mendatang di Jakarta International Stadium (JIS) nanti. Pihak penyelenggara akan membuka kembali tiket pertunjukan mulai Sabtu, 28 Januari 2023. Tiket secara resmi hanya akan dijual melalui aplikasi Livin’ by Mandiri mulai pukul 17.00 WIB.

Sumpahku, Tandai Kembalinya Fryda Lucyana

Fryda Lucyana, penyanyi yang hits di dekade ’90an  kembali hadir di blantika industri musik Indonesia lewat single terbarunya “Sumpahku”. Ini merupakan karya kolaborasi  dengan hits maker, Ryan Kyoto. Proyek ini sebelumnya telah berlangsung selama dua tahun dan merupakan kolaborasi kedua Fryda dengan Ryan Kyoto.

Sponsorship

Berita Terkini