EksposisiNews – Sosok Advokat asal Medan Dr. Togar Situmorang yang juga sebagai Calon Legislatif (Caleg) Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, Daerah Pemilihan (Dapil) III DKI Jakarta dari Partai Demokrat menyampaikan tekadnya untuk mewujudkan kesejahteraan pedagang melalui jalan perjuangan politik merupakan keniscayaan.

“Wacana kesejahteraan pedagang kaki lima merupakan optimisme saya untuk melangkah ke Senayan, bukan berarti bermaksud untuk mempolitisasi pedagang pasar apalagi memanfaatkan pasar sebagai panggung pencitraan politiknya, “ kata Dr. Togar Situmorang kepada wartawan, Jumat (15/12/2023).

Lebih lanjut, Togar menerangkan, bahwa hal tersebut merupakan panggilan hatinya. “sebagai Calon Wakil Rakyat, saya memperjuangkan hak-hak para pedagang pasar sebagai kebutuhan strategis agenda percepatan kesejahteraan ekonomi rakyat Indonesia, “ terang Togar.

Menurut Togar, kesejahteraan pedagang merupakan panggilan hati nuraninya bukan hanya sekedar untuk kepentingan politik semata. “Keberadaan pedagang pasar merupakan salah satu ujung tombak mendulang kesejahteraan rakyat Indonesia, “ ungkapnya mantap.

Togar menyebut demokrasi ekonomi, publik harus paham bagaimana hal ini akan membuka jalan bagi pedagang Indonesia. “Tidak ada keadilan pasar (pasar sempurna, red) ketika itu tidak diperjuangkan secara kolektif,” bebernya.

Dr. Togar Situmorang menjelaskan, munculnya perang dagang China-Amerika dan perang Rusia-Ukraina telah banyak mempengaruhi aspek perekonomian negara. “Termasuk keberadaan pasar tradisional, meliputi aspek perdagangan pedagang, perilaku, sampai pola kelola pedagang yang terpaksa harus berdamai dengan kondisi tidak menguntungkan saat ini, “ paparnya.

Ia menilai, perlu adanya partisipasi dan kolaborasi dalam menyuarakan nasib dan harapan para pedagang merupakan komitmen yang harus dijalankan. “Sehingga, adanya prospek penguatan kesadaran terkait demokrasi ekonomi untuk kesejahteraan pedagang DKI ini, menjadi dasar yang menguatkan gerak politiknya semakin optimis mampu membawa perubahan positif melalui kursi legislatif, “ tegas Togar.

Spirit politik kesejahteraan pedagang pasar bagi Togar bukanlah politik praqmatisme. Semua ini sangat tergantung pada sikap pedagang pasar, apakah ingin berjuang atau memilih pasrah sembari mengutuk kondisi dari adanya perilaku elit politik yang menyimpang? “Tentunya agenda kerja saya ini bukan sekadar slogan kosong, saya memiliki substansi dan fondasi kuat, terarah serta terukur dalam membangun rajutan bersama-sama dengan pedagang pasar dalam mencapai kesejahteraannya,” tutup Togar, Caleg DPR RI Partai Demokrat Nomor Urut 7, Dapil III DKI Jakarta meliputi Jakarta Utara, Jakarta Barat, dan Kepulauan Seribu.***

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini