Tema cinta tak akan habis diangkat dalam karya film, baik genre drama hingga genre komedi. Berangkat dari fenomena ini, PH Arvin Cinema Pictures siap memproduksi sebuah film berjudul ‘Cinta Bongkar Pasang’

Film yang diproduseri Syamsuddin Maulana Ibrahim dengan Executive Produsernya adalah H. Sugiarto ini berkisah tentang Roy alias Rohim yang mengendari motor costumnya di jalan raya, dengan kaca mata hitam, helm unik pakaian ala anak moge, rompi levis dengan gambar tengkorak di punggungnya, beberapa anak motor teman-temannya konvoi, menyusuri jalan raya, Roy seolah bangga ketika pengendara lain melirik dan memperhatikannya, Roy yang pede abis merasa paling ganteng diantara teman-teman motornya. Di persimpangan jalan, Roy berpisah dengan teman-temannya, Roy melaju seorang diri menuju tempat kerja. ketika di lampu merah  motor Roy berhenti di samping mobil mewah, pintu kaca mobil mewah tembus pandang, Roy mengagumi mobil mewah itu dan juga kaget ternyata duduk dibelakang supir seorang gadis cantik tapi samar-samar, Roy mempertegas penglihatannya ke kaca jendela mobil yang gelap, tapi jendela kaca terbuka muncul kepala Bos gadis itu sambil melotot. Roy ilflill dan hanya bisa menggerutu.

Setelah lampu hijau, kendaraan melaju, Roy berada dibelakang mobil mewah tadi, dari dalam mobil Bos tadi sengaja ngerjain Roy dengan melempar kantung plastik hitam dan mengenai tepat diwajah Roy sampai motor hilang kendali dan oleng hampir nyusruk, Roy marah dan mengejar mobil mewah, sampai ditempat sepi, mobil berhenti, Roy juga berhenti , seperti ala jagoan, Roy turun dari motornya, begitu juga dengan Bos turun dari mobil mewahnya, hampir terjadi pertarungan seperti dalam film koboy, sebelum berantem, gadis dari dalam mobil juga ikut turun, gadis cantik, dengan baju blazer hitam seksi diatas dengkul slowmotion dengan rambut tergerai ditiup angin. Roy yang emosi jadi berubah takjub dan lengah karena kecantikan gadis yang bernama Camelia. Bos itu langsung melayangkan tinjunya BUUK! Tepat mengenai mata kiri Roy hingga tidak sadarkan diri. Mata Roy langsung BLURR!!..dan pingsan. Bos langsung membawa Camelia pergi.        Beberapa warga yang menolong Roy melirik ke dompet Roy.

Roy dicepretin air oleh warga sampai terbangun, Roy pasang jurus, Roy kaget bukan Bos tadi dihadapannya tapi warga mengerumuninya, Roy kebigungan, lalu buru-buru pergi dengan motornya.

Di perkampungan pinggiran kota, warga hidup dengan tingkat ekonomi dan status sosial berbeda. Pedagang,pengamen, seniman,pengangguran, PNS, dan lainnya, kesibukan pagi itu dimulai dari rumah Pak Rt Kodir yang sibuk mengurusi 2 anaknya Siska dan Leni yang mau berangkat sekolah. Mpok Butet keturunan Batak dan Betawi istri Pak Rt jualan nasi uduk didepan rumahnya masih melayani antrian pembeli nasi uduk. Sedangkan 2 hansip Wawan dan Maman mengatur antrian. Sesekali Wawan yang licik dan nggak boleh liat cewek cantik suka main curang dahuluin cewek- cewek cantik, dan yang sudah antri protes dan ke hansip.

Kesibukan warga sehari-hari, anak-anak berangkat sekolah, ada yang baru bangun, ada yang antri dikamar mandi. Ada Ibu yang protes kesuaminya karena belanjaan kurang, Ibu yang tahu suaminya ngumpetin duitnya di sela kantung celananya lainnya, Ibu marahi suaminya. Dibikin serealistis mungkin.

Dirumah kontrakan, Safira sudah berdandan didepan cermin yang menempel di dinding sambil memupuri wajahnya dengan bedak lalu mengusap bibirnya yang merekah dengan lipstik, pakaiannya rapih dan seksi dengan blaser hitam, 2 lubang kancing kebawa dibiarkan terlepas, sehingga terlihat sebagian buah dadanya menyembul dari sela bajunya. Safira sangat percaya diri penampilannya seperti wanita karier. Nindy sebelah kontrakan juga sama berpenampilan bak wanita karier. Keduanya jalan di jalanan kampung dengan menarik tas koper beroda, orang mengira  Safira dan Nindy yang cantik dan seksi kerja ditempat

highclass, semua warga memandangi sepanjang kedua gadis itu berjalan slowomotion, apalagi saat melintas didepan rumah Pak Rt Kodir, semua mata juga melongo, Hansip Wawan dan Maman mendelik tak berkedip, Pak Kodir yang ikut-ikut menyapa manja ke Safira dan Nindy dibikin ciut nyalinya di hardik Mpok Butet istrinya yang super galak. Pak Rt kodir buru-buru masuk kembali mengantar anaknya sekolah, Siska dan Leni, Siska rambut kepang dua, meski sudah SMA tapi terlihat kekanak-kanakan cupu, manja, hampir bisa dibilang agak autis.

Motor Roy masuk diparkiran bengkel, Roy berlari-lari kecil karena terlambat, sesampai di dalam bangkel Roy ganti pakaian kerja, werepack, teman-teman, termasuk gaol temen dekat Roy yang kocak mentertawakan Roy ketika melihat mata kiri Roy yang menghitam bekas pukulan, tapi Roy beralasan kebentur stang motor. Bos sempat memarahi Roy karena hampir tiap hari terlambat, tapi saat Gita sekretaris cantiknya yang juga datang terlambat justru Bos tidak memarahi dan menyapa ramah Gita dengan salah tingkah.

Bos yang menjanjikan Camelia rekaman mengajak Camel karaoke, tapi ada yang membuntuti Bos saat masuk ketempat karaoke dan melapor ke seseorang. Bos dan Camelia karaokean, Camela menanyakan kenapa harus karaoke bukan langsung rekaman, tapi Bos alasan macam-macam, dan tangannya jahil cari kesempatan, Camela mulai risih, Bos minta macam-macam, Camelia awalnya menuruti karena dijanjikan rekaman, tapi lama-kelamaan menyebalkan dan makin berani, untung saja dari luar pintu didobrak Istri Bos yang mendapat laporan dari mata-matanya muncul dan memarahi Bos itu, Camelia kaget bercampur bingung, karena gagal rekaman, tapi istri Bos bilang, Camelia Cuma ditipu karena modus suaminya memang seperti itu, mengiming- imingi semua perempuan. Camelia kecewa.

Siska curhat ke Pak Kodir bapaknya, kalau teman-teman meledeknya sebagai anak cupu, Siska tidak terima dibilang begitu, Pak Kodir meminta Siska bersabar dan kalau bisa merubah penampilannya, Siska setuju. dilampu merah Siska melihat pengamen ABG seusianya

ganteng, Siska memberikan uang jajannya untuk anak punk, Siska langsung jatuh hati. Apalagi pengamen anak punk yang bernama Dion memberi sinyal untuk kenalan, Siska langsung kesengsem.

Setelah pulang sekolah, Siska langsung kembali ke lampu merah, Dion ingat Siska yang tadi memberinya uang jajannya, mereka berkenalan, Siska bilang ke Dion ingin bergabung dengan Dion dan teman-temannya.

Dibengkel tempat kerja Roy, suasana menyenangkan karena Roy dan Gaol suka melucu dengan tingkah dan ide-denya yang jahil. Bahkan kalau ada klien tante- tante yang membetulkan mobil dibengkel, Roy pasti akan membuat kliennya jatuh hati dan memberi uang tips cukup besar, Gaol dan teman-temannya mengandalkan Roy dibengkel. Tapi Bos justru kesal dengan Roy karena Gita sekretarisnya juga suka sama Roy. Kelucuan dan gimik di bengkel bos terus berkembang. Diam-diam Roy sudah lama merayu Gita dan memacari sekretaris yang ditaksir bosnya hanya untuk memanfaatkannya.

Sedangkan Safira pagi itu ketempat bosnya, ganti baju blasernya menjadi baju kebaya sederhana tapi modis untuk jualan jamu gendong. Sedangkan Nindy kerja ganti kostum jadi tukang sapu jalanan.

Di jalan pulang, Roy melihat pejalan kaki cewek dijambret, Roy muncul dan mencoba menolong cewek itu, tapi justru Roy digebukin jambret yang berjumlah 4 orang, Roy terkapar, anak cewek itu malah menolong Roy.

Roy tersadar dan kaget melihat cewek didepannya, ternyata yang tadi pagi bersama Bos yang memukul mata Roy, tapi Camelia langsung cerita dan minta maaf, kalau dia juga tertipu bos itu. Roy mengajak Camelia makan dipinggir jalan, tapi saat mau membayar duitnya hilang, hanya dompetnya saja, Roy yakin duitnya di copet saat terkapar tadi pagi.

Roy mengantar Camelia pulang ke kontrakannya. Pemuda kampung langsung cemburu melihat Camelia di boncengin cowok. Camelia mengajak Roy mampir minum kopi dikontrakannya, Camelia juga cerita cita-citanya menjadi penyanyi, Roy juga antusias Camelia bisa jadi penyanyi top dan akan membantunya. Roy janji akan sering-sering main ke kontrakannya.

Sepulang dari rumah camelia, Roy dihadang pemuda di gerbang kampung, ban di bikin bocor, mereka  mengancam Roy jangan berani datang kekampung itu lagi. Terpaksa Roy mendorong motornya sampai kebengkel.

Roy pulang kerumah terlambat, sebelum sampai dirumah Roy mengganti pakaiannya dengan pakaian yang sopan dan ala pekerja. Susan istrinya sudah menunggu dipintu rumah dengan bertolak pinggang dan memarahi karena Roy pulang tidak tepat waktu, Roy ketakutan dan buru-buru beres-beres rumah. 2 anak Roy Cika dan Amira malah enak-enakan main game di hapenya mereka. Istrinya minta duit, Roy cerita duitnya di copet, istrinya tambah marah.

Safira, Nindy sudah pulang kerja, bersama Camelia nongkrong didepan rumahnya dengan baju tangtop, celana pendek, Hansip, Pak Kodir bolak balik ke kosan dengan berbagai macam cara, cari perhatian. Suami- suami lainnya juga cari perhatian ke Camelia cs. Pak Rt Kodir mengundang Camelia untuk menjadi bintang tamu diacara panggung hiburan tingkat Rt. Camelia menyanggupi dan dirumah kontrakan latihan vokal.

Pak Rt mendapat laporan dirumahnya di serbu anak-anak punk, Pak Rt panik dan buru-buru pulang, ternyata anak-anak punk sudah diteras rumahnya main gitar, makan dan minum Pak Rt kaget mau mengusir tapi Siska melarangnya, dan bilang mereka temannya, Pak Rt kaget melihat penampilan Siska anaknya yang cupu sudah berpenampilan anak punk, Pak Rt hampir pingsan melihatnya.

Malamnya Roy juga bisa macari Nindy. Roy tau kalau Nindy penyapu jalanan, tapi Roy tidak peduli. Kehebatan Roy merayu cewek memang tidak ada tandingannya, SELALU BONGKAR PASANG CINTANYA, siapapun bisa           dipacari, tapi hanya satu yang ditakuti, Susan istrinya di rumah.

Safira ternyata langganan Roy biasa minum jamu, dan diam-diam mereka sudah jadian. Sesekali Roy mengantar Safira dagang jamu ke tempat lain dengan motornya.

Hampir setiap pagi sebelum berangkat kerja , Camelia, Safira dan Nindy berebut mandi. Pagi itu pula suasana kontrakan ramai warga, sampai ada penjual makanan dan mainan didepan kontrakan karena ramai, bapak-bapak dan anak muda ingin melihat 3 warga cantik mandi. Tak ketinggalan Pak Rt dan 2 hansipnya sibuk mengutip retribusi pengunjung.

Bos Roy sudah kesal dan ingin memecatnya, tapi Roy memanfaatkan Gita dan mengambil foto saat Bos merayu Gita, dan Roy mengabadikan dengan video dan foto, lalu menunjukkan ke Bosnya, untuk memeras bosnya, kalau tidak menuruti keinginan Roy maka barang bukti perselingkuhannya dengan Gita akan dilaporkan ke istrinya, tentu saja Bos ketakutan dan takluk ditangan Roy. Dan Roy makin seenaknya di bengkel seperti bos kerja seenaknya. Tapi akal-akalan Roy akhirnya ketahuan juga dan memecat Roy dan akan melaporkan ke polisi, Roy ketakutan dan pergi, Gaol ikut bersama Roy.

Camelia makin berambisi ingin menjadi penyanyi dangdut top, Roy membantunya, tapi Roy membuat kejutan dengan membuat soundsystem yang di susun di motor roda tiga yang disewanya, sekaligus pemain musiknya. Dan Roy menjadi managernya. Roy dan Camelia mencoba mengamen sekaligus promo dengan spanduk besar “calon bintang dangdut on the street!..”. keliling kota jakarta, ke perkampungan dan gang-gang sempit lainnya.

Roy pulang kerumah dengan membawa duit recehan,  Susan marah, tapi Roy mencoba menenangkan istrinya dengan berbagai cara, Roy makin rajin beres-beres rumah sampai mijitin istrinya sampai tertidur.

Roy dan Camelia menghibur warga, diacara hiburan warga, Pak Rt Kodir senang karena warga antusias. Roy juga kaget ternyata Nindy dan Safira teman satu kontrakan dengan Camelia, Roy ketakutan dan minta maaf, dia hanya ingin membantu Camelia jadi penyanyi top, akhirnya safira dan Nindy mendukung Camelia.

Roy punya rencana agar Camelia bisa nyanyi di acara yang diliput televisi, Camelia sudah dandan dan siap nyanyi, tapi panitia tidak membolehkan ada penyanyi dari luar selain artis, terpaksa Roy di bantu teman- temannya menculik penyanyi dangdut dan mengikatnya di bawah panggung, Camelia menyelinap naik ke atas panggung, suaranya bagus, penonton suka, produser juga suka, tapi penyanyi asli yang disekap dibawah panggung keluar, Camelia dan Roy buru-buru lari dari tempat itu. Mereka dikejar, tapi Roy dengan sepeda motornya berhasil lolos.

Roy sempat cerita kalau dia sempat mendengar ada produser rekaman penasaran dengan suara Camelia yang dianggapnya bagus, lalu mengajak Camelia mencari produser itu, Camelia setuju dan mereka melacak produser yang dimaksud, perjuangan mereka akhirnya membuahkan hasil, Produser ditemukan dan Camelia langsung ditawari rekaman.

Camelia mulai banyak job, Roy makin dekat dengan Camelia dan menjadi pengawalnya, tidak sengaja salah satu televisi menyiarkan live, 2 anak Roy melihat dan lapor ke Ibunya kalau melihat Roy Ayah mereka, Susan melihat du televisi dan kaget, Roy bersama penyanyi dangdut, Susan naik pitam.

Acara live, Camelia menunggu giliran menyanyi, Roy mendampinginya, banyak yang minta foto dan tanda tangan, Camelia naik ke panggung, tapi di belakang panggung Susan muncul dan tidak terima karena Roy ternyata selingkuh, Camelia nyanyi belum habis tapi Susan menarik paksa Roy untuk mengakui didepan umum kalau dia sudah menikah dan janji tidak akan selingkuh. Camelia kaget, acara kacau balau, produser marah besar dan membatalkan Camelia menjadi calon bintang karena dianggap tidak profesional…

Film produksi Arvin Cinema Pictures dengan arahan sutradara Abah Maulana dan skenario garapan Yudianto Suros ini akan melakukan syuting di Bandung mulai tanggal 15 Desember 2019 mendatang.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here